• Kunto Hartono Ingin Pecahkan Rekor Dunia Main Drum

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Setelah memecahkan rekor dunia “Guinness World Records” dua kali di adakan di dua kota di Indonesia pada 29 Desember 2003 to 1 Januari 2004 selama 74 jam di Sumantri Brodjonegoro Sports Center Sorth Jakarta dan di Kota Malang pada 27 Desember 2011 – 1 Januari 2012 selama 122 Jam 25 menit, kini Drumer Kunto Hartono bersiap kembali untuk memecahkan rekor dunia “Guinness World Records” menabuh drum selama 145 jam, terhitung mulai 27 Mei hingga 3 Juni 2016 mendatang, yang akan dilaksanakan di Benteng Kuto Besak Palembang.

    Guna menjaga staminanya, pria berambut gondrong ini pun menyiapkan  ramuan keluarga dari mendiang ibu tercintanya. yaitu ramuan tradisional untuk menjaga stamina.

    Menurutnya, untuk menjaga stamina agar tetap prima jelang acara, ia menyiapkan air perasan kunyit yang dicampur dengan telur ayam kampung dan madu, resep ini dikatakannya merupakan pemberian mendiang ibunya. Pada saat even rekor nanti dan selama even pemecahan rekor berlangsung yang akan memakan waktu 145 jam itu, ia juga akan mengkonsumsi gula aren dan banyak minum air putih.

    Selain mempersiapkan ramuan khusus, ia juga akan melakukan medical check up up sebagai salah satu persyaratan sebelum menjalani rekor dunia Guinness World Records.

    Dikatakan Kunto, pelaksanaan event menabuh drum terlama untuk pemecahan rekor dunia ini akan digelar di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, dilakukannya dalam rangka menyambut Ulang tahun ke 1333 Kota Palembang dan event besar yang akan diadakan di Palembang yaitu Asean Games, yang saat openingnya, salah satu band papan atas dari Inggris yaitu Arkarna, akan tampil dan berkolaborasi dengannya.

    “Untuk acara ini, kami masih berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Sumsel dan Pemkot Palembang terkait kegiatan ini,” jelasnya yang selama melakukan pemecahan rekor dunia memainkan drum terlama selama ini dengan persiapan yang matang.

    Lebih lanjut dikatakannya, dari segi persiapan teknis, mungkin mbak Kiki yang lebih bisa menjelaskan, hanya saja untuk dari saya pribadi persiapannya lebih kepada menjaga kesehatan dan stamina nanti saat hari H,” jelasnya.

    Dikatakan Kiki selaku Event Organizer, semua persiapan sudah dilakukan seperti rekaman audio visual yang tidak boleh terhenti dari detik pertama hingga detik terakhir pencapaian rekor dunia memainkan drum terlama ini dengan menyiapkan beberapa perangkat pedukung.

    “Untuk menambah semaraknya event pemecahan rekor dunia ini, Kunto Hartono akan berkolaborasi dengan 145 band pelajar dan band Indie Metropolis, Kesenian Tradisional yang ada di Indonesia serta mengangkat kebudayaan Kerajaan Sriwijaya,  berkolaborasi dengan Disk Jockey (DJ), Modern Dance, Percussion dan di dukung oleh performance Band papan atas Indonesia juga musisi luar negeri” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com