• Kulon Progo Diminta Tingkatkan Anggaran Infrastruktur Jalan

    0

    Kulon Progo, jurnalsumatra.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah setempat menambah alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan seiring banyaknya peningkatan status jalan desa menjadi jalan kabupaten.
    Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Ponimin Budi Hartono di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan pada 2015 sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015.
    “Namun, ada peningkatan infrastruktur jalan desa menjadi jalan kabupaten yang diatur dalam peraturan bupati. Untuk itu, anggaran infrastruktur pembangunan jalan pada 2016 harus ditingkatkan,” kata Ponimin.
    Meski pembangunan jalan sudah sesuai RPJMD, menurut dia, jumlah jalan kabupaten yang rusak juga bertambah, khususnya jalan menuju wilayah tambang batu dan pasir. Di sisi lain, izin pertambangan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah belum habis. Permasalahan yang ada, semua jalan menuju lokasi tambang menjadi rusak parah.
    Kendaraan pengangkut tambang melebihi tonase dari lima ton menjadi 10 ton. Hal ini yang mempercepat kerusakan jalan di Kulon Progo.
    “Kami minta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mempersiapkan kontruksi jalan yang ideal, termasuk daerah penambangan,” katanya.
    Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulon Progo Sukoco mengatakan capaian kinerja panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik 2011 sebesar 50,24 persen dan terus mengalami peningkatan sampat  2015 menjadi sebesar 79,99 persen.
    Capaian 2015 belum target yang telah ditetapkan sebesar 85 persen, hal ini disebabkan adanya Keputusan Bupati Nomor 331/A/2015 tahun 2015 tanggal 14 September 2015 tentang SK Status Ruas Jalan Kabupaten dimana ada beberapa ruas jalan kabupaten yang dalam kondisi baik di kategorikan/dimasukkan sebagai jalan desa.
    Perubahan status beberapa ruas jalan kabupaten menjadi jalan desa disebabkan karena adanya ruas jalan kabupaten yang tidak memenuhi ketentuan sebagai jalan kabupaten.
    “Angka penurunan ruas jalan kabupaten tersebut sangat signfikan mempengaruhi capaian kinerja panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik pada 2015 sehingga target yang ditetapkan sebesar 85 persen tidak tercapai,” kata Sukoco.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com