• KSI Olah Limbah Kelapa Sawit Jadi Listrik

    0

    Oleh Junisman     Padang Aro, jurnalsumatra.com – PT Kencana Sawit Indonesia (KSI) Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), mengolah limbah cair hasil penggilingan buah kelapa sawit menjadi energi listrik.
    “Limbah pengolahan kelapa sawit menghasilkan gas metan yang kemudian gas tersebut kita tangkap kembali untuk dijadikan bahan bakar pembangkit tenaga listrik menggantikan solar,” kata Mill Manager PT KSI Solok Selatan, Libranus di Padang Aro, Jumat.
    Dia menjelaskan limbah cair hasil penggilingan dari pabrik dibuang ke kolam penampungan dan kemudian disalurkan lagi kedalam kolam yang sudah disediakan supaya gas metan tersebut tidak keluar.
    Setelah itu, ujarnya, gas metan yang dihasilkan dialirkan ke mesin pembangkit listrik untuk memutar turbin.
    “Untuk saat ini dari limbah PT KSI diperkirakan bisa menghasilkan listrik 500 kilowatt dan itu akan mengurangi ketergantungan kami terhadap solar guna produksi mesin,” tambahnya.
    Saat produksi, sebutnya, pabrik PT KSI Solok Selatan membutuhkan listrik sebanyak 900 kilowatt dan dengan adanya suplai dari energi limbah ini nantinya bisa mengurangi beban dan ketergantungan terhadap solar.
    Selain itu, katanya, listrik yang dihasilkan juga akan dimanfaatkan untuk penerangan di kompleks perumahaan karyawan PT KSI yang hanya membutuhkan 200 kilowatt.
    Untuk saat ini, ujarnya, pihaknya masih melakukan set dan “setting” mesin untuk listrik tenaga metan ini.
    Selain untuk mengurangi ketergantungan terhadap solar, lanjutnya, program ini juga mengurangi efek rumah kaca di PT KSI.
    Dia menambahkan, setelah gas metan ini diambil maka sisa limbahnya berupa serbuk penggilingan akan di aplikasikan dan dijadikan pupuk.
    Selain itu, sebutnya, jika gas metan yang ditangkap melebihi kapasitas maka akan dibuang dan langsung dibakar dengan alat yang sudah disiapkan.
    Sementara itu Pelaksana tugas ketua DPRD Solok Selatan, Ali Sabri Abas menerangkan jika hal positif yang dilakukan oleh PT KSI harus menjadi contoh bagi perusahaan sawit lainnya agar limbahnya tidak menyebar ketempat lain sehingga mencemarkan lingkungan.
    “Perusahaan di bidang yang sama harus belajar juga memanfaatkan limbah mereka sehingga tidak merusak lingkungan,” tambahnya.
    Untuk hal ini ia mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh PT KSI sebab bisa memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang berguna.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com