• KPU Bali Rancang Anggaran Pilkada Enam Calon

    0

          Denpasar, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali merancang anggaran pilkada Bali pada 2018 dengan memprediksi kemungkinan munculnya enam pasangan calon yang diusung oleh partai politik dan calon dari unsur perseorangan.
    “Yang jelas untuk Pilgub Bali 2018 itu, kami tidak boleh menganggarkan kurang,” kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Senin.
    Dia mencontohkan dalam penganggaran itu pihaknya memakai konsep ada enam pasangan, sebanyak empat pasangan dari partai politik berdasarkan hitung-hitungan perolehan suara parpol dan dua sisanya merupakan calon perseorangan.
    Pihaknya telah menyusun rancangan anggaran yang dibutuhkan oleh jajaran penyelenggara pemilu untuk Pilkada Bali mencapai lebih dari Rp270 miliar.
    “Tetapi anggaran yang telah kami susun ini dengan asumsi mengacu pada ketentuan yang berlaku sekarang. Jika nanti ada perubahan dalam regulasi kepemiluan, tentu nanti akan kami sesuaikan. Dan hal ini memungkinkan karena Pilkada Bali masih lama, hari pencoblosan sekitar Juni 2018,” ujarnya.
    Terkait dengan hitung-hitungan anggaran yang menggunakan konsep untuk enam pasangan calon, Raka Sandi tidak menutup kemungkinan calon yang akan muncul nanti bisa saja lebih sedikit jika berkaca dari beberapa kali pelaksanaan Pilkada Bali.

          “Kalau nanti calonnya kurang tentu anggaran yang akan dipakai berkurang. Namun, siapa tahu nanti jika ada calon perseorangan, jika tidak anggaran kan tidak bisa diverifikasi. Padahal verifikasinya membutuhkan anggaran yang besar karena verifikasi faktualnya kepada pemilik KTP,” ucapnya.
    Raka Sandi menambahkan, mayoritas anggaran untuk Pilkada Bali juga akan tersedot untuk honor penyelenggara pemilu di tingkat PPK, PPS, dan KPPS, termasuk untuk kebutuhan logistik dan sosialisasi.
    “Untuk sosialisasi kami juga memberikan porsi yang cukup besar karena kami sudah banyak mendapatkan masukan bahwa salah satu aspek yang penting itu adalah sosialisasi. Kami berharap selain pilkada berjalan lancar, partisipasi pemilih juga meningkat,” katanya.
    Terkait dengan draft awal rancangan tersebut, ujar dia, sudah dikoordinasikan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun beberapa waktu lalu.
    “Saat ini kami masih menunggu jadwal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas usulan yang disampaikan oleh KPU. Di sana akan kami sampaikan berapa kebutuhannya, untuk apa saja rinciannya dan sebagainya,” ujarnya.
    Jika dibandingkan dengan anggaran yang diusulkan KPU Bali pada pilkada 2013, untuk Pilkada Bali 2018 memang jauh meningkat karena saat itu anggaran yang disetujui oleh pemerintah daerah sebesar Rp133 miliar lebih. Tetapi itu pun tidak semua terpakai.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com