• Kotawaringin Timur Pertanyakan Formasi Prioritas

    0

    Sampit, jurnalsumatra.com – Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rimbun mempertanyakan formasi skala prioritas dalam penerimaan tenaga kontrak di daerah itu.
    “Yang menjadi pertanyaan kita adalah formasi prioritas untuk tenaga pengajar atau guru, namun wilayah penempatannya tidak dicantumkan,” katanya di Sampit, Senin.
    Rimbun mengatakan, sementara formasi lainnya seperti tenaga kesehatan dengan jelas lokasi penempatannya disebutkan, namun mengapa tidak pada formasi prioritas  tenaga pengajar tersebut.
    Ia mengatakan, cara tersebut tentunya menimbulkan kecurigaan, dan indikasi adanya permainan semakin kuat.
    Ia berharap panitia perekrutan tenaga kontrak bisa menjelaskan maksud dari formasi skala prioritas tenaga pengajar tersebut.
    Selain meminta untuk menjelaskan formasi skala prioritas tenaga pengajar, DPRD Kotawaringin Timur juga berharap panitia untuk dapat memberikan keterangan terkait dugaan diskriminasi terhadap pendaftar dari lulusan sekolah swasta.
    Rimbun berjanji akan mengawal perekrutan tenaga kontrak di Kotawaringin Timur agar sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan.
    “Sesuai komitmen awal, penyediaan anggaran untuk perekrutan tenaga kontrak adalah guna memenuhi tenaga pegawai di daerah pedalaman,” katanya.
    Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Shaleh mengaku sepakat dan akan ikut melakukan pengawasan perekrutan tenaga kontrak tersebut.
    “Pengawasan itu untuk mmemastikan jika perekrutan tenaga kontrak tersebut benar-benar untuk memenuhi kebutuhan pegawai di daerah pedalaman, terutama untuk guru dan tanaga kesehatan,” ungkapnya.
    Shaleh mengatakan, DPRD nantinya juga berhak mencoret anggaran pembayaran honor tenaga kontrak jika pada akhirnya ada ditemukan yang bertugas di wilayah perkotaan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com