• Koperasi Intidana Ajukan Gugatan

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana melalui kuasa hukumnya Radhie Noviadi Yusuf SH MH mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Semarang pada 25 April 2016.
    Radhie dalam pesan tertulis, di Jakarta, Selasa, menyebutkan gugatan mendapatkan register perkara Nomor: 180/Pdt.G/2016/PN SMG.
    Lantas Radhie Noviadi Yusuf sebagai kuasa hukum menjelaskan latar belakang gugatan tersebut.
    Menurut advokat dari Kantor Radhie Misbach Atmasasmita itu, KSP Intidana berdiri sejak 21 Mei 2001, dengan susunan pengurus pada tahun 2015 dijabat oleh Handoko SE sebagai Ketua, Altamira Visiesti sebagai Sekretaris, Yuni Eka Sarworini sebagai Bendahara I, dan Henny Archyanthi sebagai Bendahara II.
    Namun, kata dia, pada 3 September 2015 KSP Intidana dinyatakan dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 10/Pdt.Sus-PKPU/2015/PN Niaga tanggal 3 September 2015, dan Penetapan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 10/Pdt.Sus-PKPU/2015/PN Niaga tanggal 15 Oktober 2015.
    Ia mengatakan, mengingat banyak jumlah kreditur maka dibentuk Panitia Kreditur yang selanjutnya ditetapkan dalam Penetapan Nomor: 10/Pdt.Sus-PKPU/2015/PN Niaga tanggal 15 Oktober 2015 oleh Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang
    Berdasarkan Undang Undang Kepailitan, tugas Panitia Kreditur hanya melakukan tindakan aktif kepada pengurus PKPU dan hanya melakukan tindakan berkaitan dengan proses PKPU.
    Tidak ada satu pasal pun yang memberikan kewenangan kepada Panitia Kreditur untuk dapat mencampuri urusan internal kepengurusan organisasi debitur, katanya lagi.
    Akan tetapi, lanjut dia, setelah diangkat ternyata dua orang Panitia Kreditur yang seharusnya bersifat pasif terkait kepengurusan koperasi, justru melakukan tindakan aktif.
    Pada hari yang sama setelah ditetapkan, yaitu tanggal 15 Oktober 2015, dengan mengatasnamakan Panitia Kreditur, mereka melakukan tindakan aktif turut campur dalam kepengurusan internal KSP Intidana.
    Mereka melakukan pertemuan dengan pengurus KSP Intidana dalam PKPUS tanpa dihadiri oleh Handoko SE selaku Ketua, katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com