• Ketua BPD “Curhat” Soal Dana Operasional

    0
    Ketua BPD Somor Wilius Peri

    Ketua BPD Somor
    Wilius Peri

    Kayuagung, jurnalsumatra.com – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Somor Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Wilius Peri mengeluarkan curahan hatinya (curhat).

    Kepada Jurnal Sumatra, Wilius, mengaku kalau sejak 2014 dirinya beserta anggota tidak pernah menerima dana operasional BPD.

    Ditambahkannya pula bahwa operasional BPD, seperti belanja barang dan jasa beserta belanja modal tidak pernah disalurkan.

    Padahal, menurutnya, insentif beserta operasional BPD seharusnya terdaftar dalam pagu penggunaan anggaran pada Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Somor pada tahun 2014 dan 2015.

    Sebelumnya pada tahun 2013 dirnya mengaku pernah mendapatkan dana operasional sebesar Rp10 juta dari desa, namun setelah itu hingga sekarang tak ada lagi dana operasional tersebut.

    Oleh karena itu, selaku Ketua BPD, dirinya berharap sekaligus ingin mengetahui secara jelas penggunaan anggaran operasional untuk BPD.

    “Saya tidak ingin menjatuhkan aparat pemerintah desa, bahkan tujuan saya ingin membantu pemerintah desa agar proses pembangunan serta pelayanan publik di Desa Somor bisa berjalan dengan baik.

    Maka itu saya ingin tanya kemana dana operasional BPD. Hanya itu saja yang ingin saya tanyakan, “Aku Wilius, Jumat, (1/4/2016).

    Pria ini mengaku hanya fokus operasional, karena dirinya merasa terbebani dengan tidak adanya operasional BPD, karena dirinya selalu ditanya oleh anggota BPD lainnya.

    “Saya merasa tidak enak dengan anggota BPD lainnya, takutnya mereka (anggota BPD, red) berprasangka buruk terhadap saya,” jelas Wilius.

    Masih menurutnya, untuk itu Ia meminta agar kepala Desa Somor dapat transparan terhadap pengelolaan dana desa.

    Selain itu, Wilius mengatakan, Ia bersama anggota merasa tidak difungsikan oleh kepala desa Somor karena sejak ia dilantik 2013 silam, tidak ada sama sekali kades melakukan atau mengajak rapat, serta meminta tandatangan kepada dirinya.

    “Jadi, terhitung sejak dilantik saya tidak pernah diajak musyawarah dan tidak pernah dimintai tandatangan,” ungkap Wilius.

    Kepala Desa Somor Daniat Damhar, melalui ponselnya dengan no 08127175 5033xx Jumat (1/4/2016) sedang tidak aktif. (ata)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com