• Kembangkan Potensi Ikan Air Tawar

    0
    Direktur Pengelolaan Sumberdaya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan Dr Ir Toni Ruchimat MSc saat menyampaikan arahan pada pembukaan acara Pembahasan Draft Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Perairean Umum Kab Muba, di Hotel Ranggonang, Rabu (27/4/2016).

    Direktur Pengelolaan Sumberdaya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan Dr Ir Toni Ruchimat MSc saat menyampaikan arahan pada pembukaan acara Pembahasan Draft Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Perairean Umum Kab Muba, di Hotel Ranggonang, Rabu (27/4/2016).

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Perairan umum daratan Indonesia mempunyai luas 13,85 juta ha dengan keanekaragaman sumber daya ikan yang tinggi. Namun kurangnya perhatian dan riset di perairan umum daratan membuat anggapan produksi perikanan tangkap 6,2 jt ton pada tahun 2015 lalu sebagai sumbangan dari perairan laut, padahal potensi perikanan tangkap di perairan umum daratan ditaksir mencapai tiga juta ton per tahun.

    Seperti disampaikan Direktur Pengelolaan Sumberdaya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan, Dr Ir Toni Ruchimat MSc, perairan umum daratan yang terabaikan akan berdampak terhadap penurunan potensi luasnya, keanekaragaman jenis ikan, produksi ikan, kesempatan dan peluang kerja (peningkatan pengangguran), pendapatan asli daerah, dan fungsi estatika. Pengelolaan perairan umum daratan dengan benar akan berpengaruh terhadap peningkatan produksi minimal 20% dan fungsi ekologis, sehingga perikanan perairan umum daratan dapat dijadikan tumpuan pembangunan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan.

    “Berbagai upaya yang dilakukan untuk membangun perikanan perairan umum daratan antara lain mempromosikan pentingnya dan peranan sub sektor perikanan, memberikan perhatian terhadap riset di bidang sumber daya perikanan, melakukan evaluasi sumber daya, melaksanakan monitoring dan evaluasi (termasuk perbaikan statistik perikanan) dan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu digelar pertemuan pembahasan draft Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Perairan Umum Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada tanggal 27 s/d 28 April 2016 dengan diikuti 30 peserta,” papar Toni sebelum membuka pertemuan di Hotel Ranggonang Sekayu, Rabu (27/4/2016).

    Di Indonesia sendiri belum banyak provinsi yang menyusun RPP ini. Kabupaten Muba menjadi objek yang tepat karena keanekaragaman hayati yang melimpah dan habitat yang relatif baik. Selain itu wilayah Muba yang tidak memiliki laut menjadikan konsumsi ikan air tawar menjadi prioritas.

    Kadis Perikanan Muba, H A Mukhoir menyatakan sebagaimana perairan Muba yang sangat luas bisa bermanfaat dalam melestarikan sumberdaya ikan yang langka, namun dalam pengelolaan lelang lebak lebung Dinas Perikanan nyaris tidak terlibat.

    “Saya harap Dinas Perikanan dapat terlibat dalam pengelolaan lelang lebak lebung, sehingga hasilnya kedepan dapat sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Mukhoir.

    Plt Asisten III, H Yudi Herzandi SH MH menambahkan Muba patut berbangga karena termasuk salah satu suaka perikanan yang disebutkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sumsel No.389/KPTS/IV/82. Dalam surat tersebut ada tiga perairan reservaat/suaka perikanan yaitu Danau Ulak Lia di Muba, Lebung Karang di Ogan Komering Ilir (OKI) dan Teluk Rasau di OKI.

    “Suaka perikanan adalah suatu kawasan perairan tertentu baik air tawar, payau maupun air laut dengan kondisi dan ciri tertentu sebagai tempat berlindung/berkembang biak ikan tertentu. Dengan berjalannya kurun waktu, beberapa suaka mengalami perubahan seperti pendangkalan produksi,” jelas Yudi.

    Yudi juga berharap kegiatan ini dapat mengeksplor draf yang telah disusun secara lebih terperinci sehingga pengelolaan perikanan lebih baik lagi

    “Dengan pengelolaan yang lebih baik semoga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik pula,” harapnya.(relis humas pemprov sumsel)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com