• Kegaduhan Ogan Ilir Akibat Tidak Ada Komunikasi

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menghimbau agar ada komunikasi aktif antar anggota DPRD Ogan Ilir serta Pemkab OI, guna menyelesaikan permasalahan yang ada. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Setda Sumsel, H Mukti Sulaiman, di kantor gubernur, Selasa (19/4/2016) sore. “Kita lihat ditelevsi ada ribut dan gaduh. Untuk menyelesaikannya, kita harus Kembalikan semua ke aturan.”

    Seperti diketahui, sebanyak 23 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI) mendatangi Kantor Gubernur Sumsel untuk melaporkan, Ketua DPRD OI, Ahmad Yani yang tidak bersedia membacakan surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

    Perihal, untuk segera melakukan pengangkatan Ilyas Panji Alam menjadi Bupati OI serta memberhentikan defenitif Ilyas Panji Alam dari jabatan semula yakni Wakil Bupati OI. “Harus ada mekanisme komunikasi, dan komunikasi selama ini tersumbat,”jelas H Mukti.

    Ia menambahkan, semua ada mekanismenya, melalui paripurna, untuk itu harus diagendakan untuk diparipurnakan. “Itukan tidak pernah diagendakan, lalu harus ada komunikasi dengan bupatinya, Panji Ilyas Alam.”

    Namun, diakui Mukti, diyakini semua anggota DPRD Ogan Ilir sudah tahu dan paham mengenai surat pemberitahuan dari menteri mengenao memberhentikan definitif AW, jadi bupati tidak boleh kosong. “Karenanya, Plt bupati diusulkan untuk didefinitifkan,”jelas dia.

    Pihak Pemprov Sumsel memastikan akan tetap melakikan pengawasan atas jalannya pemerintahan di kabupaten yang berpusat di Indralaya tersebut. “Kita perintahkan unk komunikasi dg bupato Ilyas, pasti kami akan melakukan pembinaan. Kalau mereka (DPRD PI,red) tidak kesini tadi, akan kita panggil Plt-nya,”ujar dia.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com