• Kantor Arsip Sleman Gelar Lomba Narasi Foto

    0

    Sleman, jurnalsumatra.com – Kantor Arsip Daerah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar lomba narasi arsip foto untuk siswa SMA/SMK sederajat, Kamis.
    Lomba narasi arsip foto yang berlangsung di Kantor Arsip Daerah (KAD) Sleman itu dibuka Bupati Sleman Sri Purnomo. Pembukaan lomba deskripsi narasi foto itu sendiri ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan selubung foto.
    “Generasi muda memiliki perhatian yang cukup besar terhadap pentingnya penyelamatan arsip, dan itu sangat menggembirakan,” kata Sri Purnomo.
    Menurut dia, tahun ini adalah pertama kalinya penyelenggaraan Lomba Narasi Arsip Foto di Kabupaten Sleman. Kegiatan itu tidak hanya perlu berkesinambungan namun juga dikembangkan.
    “Diharapkan Kantor Arsip Daerah sebagai lembaga pembina kearsipan daerah dapat mengintensifkan upaya sosialisasi pengelolaan arsip yang baik dan benar, tidak hanya pada lingkungan instansi pemerintah tetapi juga kepada masyarakat Sleman,” katanya.
    Ia mengharapkan masyarakat mengelola arsip bersama-sama. Mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, dengan menyimpan dan melindungi arsip perorangan dan keluarga sehingga akan tercipta budaya pengarsipan yang baik di setiap elemen masyarakat.
    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya. Melalui arsip kita dapat mengambil pelajaran berharga dari sejarah. Di sinilah pentingnya pengelolaan arsip untuk menjamin perlindungan hak-hak keperdataan dan hak atas kekayaan intelektual, serta akan memudahkan kita dalam menemukan kembali arsip-arsip yang kita butuhkan di masa mendatang,” katanya.
    Ia mengatakan foto adalah bagian yang tidak terpisahkan dari arsip sebagai salah satu sumber informasi yang valid. Namun foto yang tidak dilengkapi dengan deskripsi foto juga tidak dapat berfungsi optimal.
    “Karena itu dibutuhkan penyusunan caption yang dapat menjelaskan tentang peristiwa yang digambarkan dalam foto. Caption yang baik harus dapat memberikan informasi akurat, memenuhi unsur 5W+1H (what, where,when why, who+how). Hal inilah yang harus para peserta perhatikan dalam mendeskripsikan foto-foto yang dilombakan,” katanya.
    Kepala Arsip Daerah Kabupaten Sleman Retno Susiati mengatakan tujuan lomba sebagai media dalam meningkatkan kepedulian dan pengenalan arsip foto terhadap generasi muda, dan sebagai  ajang bagi siswa/siswi SMA/SMK berkompetisi dalam kearsipan.
    “Peserta lomba sebanyak 80 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman, sedang foto yang dinarasi sebanyak tiga macam yaitu eruspsi Gunung Merapi, komoditas salak pondo dan kesenian bekakak,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com