• ICRAF Dialog Turunkan Emisi Rumah Kaca

    0
    ICRAF Dialog Turunkan Emisi Rumah Kaca

    ICRAF Dialog Turunkan Emisi Rumah Kaca

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Organisasi yang bergerak dibidang Lingkungan dan Pembangunan ICRAF melakukan dialog dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 10,16% dari total emisi yang dihasilkan sebesar 3,2 juta ton CO2eq.

    Dalam dialog dilaksanakan di Hotel Grand Zuri, Rabu (13/4) Pelembang dan dihadiri oleh perwakilan pemprov dan Bapeda kabupaten/kota dipapar upaya yang harus dilakukan untuk menekan emisi rumah kaca.

    Kasudit iklim dan Cuaca (BAPPENAS) Syamsidar Thamrin disela acar seminar yang dilaksanakan oleh ICRAF ini mengungkapkan metode yang dilakukan saat ini seperti penghijaun sangat memungkinkan, selanjutnya negosiasi multi-stakeholder dalam perencanaan tata guna lahan berkelanjutan yang dapat mendukung peningkatan penghidupan masyarakat dan sekaligus menjaga pemulihan lingkungan.

    ” Negosiasi multi-stakeholder dalam perencanaan tata guna lahan berkelanjutan yang dapat mendukung peningkatan penghidupan masyarakat dan sekaligus menjaga dan pemulihan lingkungan,” Urainya

    Disampaikannya sejak awal, pemerintah Indonesia telah mempunyai komitmen dan siap berkontribusi besar pada upaya-upaya penanggulangan perubahan iklim. Komitmen awal untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% pada tahun 2020 kembali di perkuat oleh pemerintah Indonesia yang disampaikan pada pidato Presiden Joko Widodo dalam COP 21 pada 20 November 2015.

    Pada ajang COP 21 di paris Indonesia berkomitmen menurunkan emisi sebesar 29% di bawah business as usual pada tahun 2030, atau 4% dengan bantuan internasional.

    Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan penyusun dokumen Intended Nationally Determined Contribution (INDC) yang telah diserahkan ke Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) untuk menjadi masukan bagi Konferensi

    para pihak ke 21 UNFCCC di Paris pada Bulan Desember 2015. INDC berisi pernyataan niat pemerintah Indonesia untuk melaksanakan pengendalian perubahan iklim selama 2015 – 2020.

    “Sebagai periode peningkatan aksi (enhanced actions) sebagai persiapan untuk pelaksanaan program pengendalian untuk periode 2020 dan selanjutnya”,pungkasnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com