• Hafidz Tohir : Proyek Lain Jangan Hambat LRT

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Pemerintah dipastikan memprioritaskan pembangunan rel dan stasiun LRT di Palembang. Meski pemerintah Provinsi juga tengah mempersiapkan pembangunan flyover di tiga titik yang akan dibangun dalam waktu bersamaan.

    Hal itu dikatakan Ketua Komisi VI DPR RI, Hafidz Tohir kepada wartawan Selasa (4/5/2016), saat melakukan peninjauan proyek pembangunan LRT di kawasan Bandara jalan Soekarno-Hatta Palembang. Menurut Hafidz, hingga kini progress pembangunan LRT terus berjalan, dan hingga kini progress pembangunannya telah mencapai 9 persen. “Jadi sejak start awal pembangunan, sudah 9 persen berjalan. Kalau tidak ada hambatan mungkin akhir tahun 2017 sudah selesai dan dapat di operasikan,”kata Hafidz.

    Menurut dia, proses pembangunan hampir tidak ada hambatan, namun terdapat persoalan dalam proses pembangunan di tiga titik yang akan dibangun flyover, yakni Simpang Charitas, simpang Air Port, dan Kawasan Jakabaring. “Ini sempat dibahas karena akan menganggu proses pembangunan LRT ini sendiri. Tetapi sudah ada titik temunya, karena LRT ini merupakan prioritas dan tidak boleh terhambat oleh proses pembangunan yang lainnya,”tegas Hafidz.

    Dia menegaskan, setelah dilakukan pembicaraan lebih lanjut dengan PU dan DPR RI, maka proses pembangunan tiga flyover tersebut akan dikerjakan menyesuaikan dengan jalur LRT yang dilintasi flyover. “Harus tetap jalan dan tetap dikerjakan. Karena bagaimanapun juga, jembatan itu kan untuk sarana mobil dan LRT transportasi kereta,”tambah dia.

     Hafidz Tohir menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan pendanaan lanjutan proyek LRT tersebut, lewat APBN Perubahan .  “Kita akan maksimalkan, jangan sampai dana terhambat. Karena proyek ini harus selesai tepat waktu, dan menjadi kehormatan kita menjelang Asian Games 2018,”kata dia.

    Sementara, Manager Zone I PT Waskita, Muhammad Isa menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 62 kolom, dan 83 pelkeb dari 113 unit yang akan dibangun masing-masing.”Kalau persentase ya susah, karena ini semua baru dimulai. Tapi kita terus membangun agar tepat waktunya,”kata Isa.

    Dia mengungkapkan, kemungkinan jika tidak ada hambatan LRT Palembang akan selesai proses pembangunannya hingga akhir tahun 2017. “Dan 2018 itu sudah di operasikan, katakanlah di resmikan,”pungkas dia.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com