• Gubernur Papua Resmikan Gedung Baru Dinas Kesehatan

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com- Gubernur Lukas Enembe Provinsi Papua meresmikan gedung baru sebagai kantor Dinas Kesehatan Papua, yang dibangun secara bertahap sejak 2014 yang menelan dana sebesar Rp44 miliar.
    Pantauan di lapangan, peresmian gedung megah yang digelar pada Sabtu siang itu, ditandai dengan pengguntingan pita di depan pintu masuk utama oleh ibu Yulce Enembe, istri Gubernur Papua.
    Setelah itu, dilanjutkan dengan pertemuan singkat di lantai tiga kantor tersebut.
    Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan sambutan-sambutan terkait sejarah Dinas Kesehatan Papua dan dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe
    Usai sambutan, Gubernur Papua mengunjungi sejumlah ruangan yang ada di kantor tersebut. Bangunan Gedung Kantor Dinas Kesehatan baru itu berlantai empat.
    “Gedung Kantor Dinas Kesehatan baru ini sebenarnya sudah dipakai tetapi hari ini baru dilakukan peresmian,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe usai meresmikan gedung baru Kantor Dinas Kesehatan itu.
    Gubernur Lukas mengakui bangunan fisik dari kantor itu cukup bagus dengan demikian membuat para staf yang bekerja merasa aman dan beta untuk bekerja.
    “Saya yakin dengan adanya kantor ini membuat para pegawai merasa aman, dan dapat dapat menyelesaikan pekerjaanya dengan baik, dan dapat laporan pertanggung jawaban (LPJ) cepat selesai karena fasilitas sangat lengkap,” ujarnya.
    Ia berharap dengan adanya bangunan kantor baru ini, program pelayanan kesehatan di Papua dapat berjalan dengan baik.
    Sementara itu, Kepala Kesehatan Papua, drg Aloysius Giyai mengatakan, peresmian Kantor Dinas Kesehatan Papua baru itu sekaligus mensyukuri tiga tahun kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.
    “Ini hasil nyata dari 1960-an sampai 2013 teman-teman di Kantor Dinas Kesehatan kerja di kantor yang sedikit kurang baik atau kurang nyaman untuk bekerja,” ujarnya.
    Menurut dia, ide pembangunan gedung Kantor Dinas Kesehatan baru itu mulai dirancang oleh mantan Kepala Dinas Papua One Wakur dan kemudian disetujui oleh Gubernur Papua.
    “Ide itu kami lanjutkan, memang cukup a lot waktu penganggaran, tetapi dengan adanya penjelesan ke Bappeda dan keuangan, dan juga di DPR Papua, maka bisa dianggarkan,” ujarnya
    Aloysius mengaku, pekerjaan fisik tercepat sebuah kantor adalah Dinas Kesehatan, mengapa demikian karena tidak hanya pembangunan kantor tetapi sekaligus penataan halaman kantor, sub sub struktur didalam kantor, mekanik yang sedikit spesifik
    “Ini bisa dikerjakan dalam enam bulan, itu bagi kami bukan karena kepala dinas tetapi tim work yang bekerja luar biasa dilingkup Dinas Kesehatan Papua,” ujarnya
    Tak hanya itu, kata dia, rasa memiliki di antara pejabat esalon III dan esalon IV bahkan staf yang secara khusus berdoa selama dua tahun berturut-turut supaya kantor itu cepat selesai dengan tepat waktu
    “Apa jawaban Tuhan yaitu kantor dinas ini selesai sebelum kontrak pembangunan kantor berakhir,” ujarnya
    Ia menambahkan, Kantor Dinas Kesehatan yang baru ini dibangun secara bertahap dengan jumlah mata anggaran yang berbeda.
    “Tahap pertama Rp16 miliar dan tahap kedua Rp28 miliar dengan demikian total penggunaan anggaran untuk pembangunan Gedung Kantor Dinas Kesehatan yang baru ini sebesar Rp44 miliar,” ujarnya. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com