• Evan Markus Koreografer Yang Beralih Menjadi DJ

    0

    Warning: file_exists(): File name is longer than the maximum allowed path length on this platform (4096): <wunderslider silent="true" hideLogo="true" applyByDefault="true" randomize="false" skin="box" useCaption="true" useSelectors="true" useNav="true" useThrobber="false" useFlick="true" effect="fadeIn" animateInterval="500" mouseOverPause="true" width="400" height="250" overlayOpacity="0.2" overlay="" hzones="8" vzones="" period="4000" duration="1000" fps="16" morph="true" buttonEffects="false" mode="proportional" display="fixed" clickable="false" ids="127158,127159,127160,127161,127162,127163,127164,127165,127166,127167,127168,127169,127170,127171,127172,127173,127174,127175" orderby="post__in" include="127158,127159,127160 in /home/jsid/jurnalsumatra.com/wp-content/plugins/wunderslider/lib/core/class-wunderslider-xml-parser.php on line 54

    Palembang, jurnalsumatra.com – Dengan permainan DJnya Evan Markus mengiringi penampilan para model Devious Angel’s dalam Thematik Party NeoPC Event Space and Club di Komplek Ilir Barat Permai Blok D2 Palembang, juga penampilan para Resident DJ Lexi Novinka, Ryan Erwin dan Big Ilusion turut meramaikan acara tersebut.

    Dalam perbincangan dengan jurnalsumatra.com, Evan yang mengawali karier sebagai seorang dancer dan koreografer pernah mendapatkan nominasi The Best Styling di Jepang mewakili Indonesia saat ini menekuni sebagai seorang DJ dan tampil dalam acara Thematik Party Model Devious Angel’s di NeoPC Event Space and Club mengatakan “Aktivitas saya sebelumnya sebagai seorang dancer dan koreografer dari bulan Januari awal tahun 2016 menjadi DJ Dance Battle dan mulai main di Club sebagai aktivitas di Palembang, karena sudah sekitar 14 tahun sebagai dancer dan koreografer sekarang menekuni dunia DJ karena kesukaan saya dengan music” jelasnya.

    “Saya pernah mengikuti Lomba Nasional dan Internasional waktu menjadi dancer, pada tahun 2007 pertama kali juara 3 Nasional di Acara Let’s Dance Global TV kemudian pada tahun 2009 menjadi juara di Regional Palembang mendapat juara 1 Gatsby Dance Competition, akhirnya dikirim ke Jakarta sebagai perwakilan dari Palembang untuk mengikuti Grand Final se Indonesia, selanjutnya berhasil menjadi juara 1 Grand Final Gatsby Dance Competition se Indonesia kemudian dikirim ke Jepang pada tahun 2010 untuk final Asia. Waktu di Jepang mewakili Indonesia sebagai Final Asia mendapatkan Nominasi The Best Styling” jelas eks Mahasiswa STMIK MDP: 2008.

    Diakuinya, ketertarikannya menjadi seorang DJ karena dunia dance selalu berdekatan dengan musik, dan pada umumnya musik sering dimainkan oleh DJ, bisa membuat suasana di club menjadi panas. “That’s why saya sangat tertarik untuk menjadi Dj” ungkap cowok kelahiran Palembang, 30 Maret 1990 ini.

    “Saya belajar DJ dari Bunda Lexi Novinta dan saya merasa bersyukur bisa ketemu beliau karena pengajaran yang diberikannya sangatlah baik juga disiplin, dan selalu menekankan saya untuk menjadi seorang DJ dengan karakter yang baik” jelasnya.

    Menurutnya, waktu menjadi seorang anggota dancer dan leader juga sudah focus selama 14 tahun yang sebentar lagi sudah masuk usia hampir 30 tahun, otomatis stamina untuk dancer menurun, jadi saya prepare untuk karir saya berikutnya menjadi DJ.

    Setelah menekuni Dancer dirinya sudah mempunyai Dance School yang diberinama Evo Dance School, terletak d Jalan Bangau No. 171 Palembang yang sudah memulai menjadi dancer tahun 2002 waktu duduk di kelas 1 SMP  dan sekarang sudah mempunyai murid saya 80 orang, dengan total 5 pengajar ahli.

    “Saya ingin mengembangkan karir saya di dunia entertainment, dengan dance dan music, itu adalah satu harmonisasi yang baik dan suatu saat nanti saya akan memutarkan lagu DJ untuk murid-murid saya dance” tegasnya, yang selalu menekanan kepada murid-muridnya (Time Management) membagi waktu dengan baik. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com