• Dua Tersangka Pembobol Mini Market Dicokok

    0
    Barang Bukti Yang Behasil Disita Petugas, Dari Tangan Kedua Tersangka HS dan ES....

    Barang Bukti Yang Behasil Disita Petugas, Dari Tangan Kedua Tersangka HS dan ES….

    Lahat, jurnalsumatra.com – Tersangka HS (24) yang merupakan tukang ojek, yang berdomisi di Jl Mayor Ruslan, Kecamatan Kota Lahat, dan rekannya ES (23) seorang pengangguran merupakan warga Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat.

    Kedua pelaku pencuri dan pemberatan (Curat), ini tidak bisa berkutik lagi, saat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat, menangkap dikediaman mereka masing-masing, pada Selasa (12/4), kemarin. Karena, terbukti telah membongkar Mini Market yang beralamat di Jl RE Martadinata, Kelurahan Bandar Agung, Lahat, pada malam Minggu, lalu.

    Akibat dari peritiwa ini, pemilik Mini Market tersebut mengalami kerugian puluhan juta. Dan, dicokoknya HS dan ES ini, berdasarkan laporan (LP) korban bernama Hilesna Bin Islamidi, yang merupakan salah seorang karyawan PT. Indomarco Pristama pada tanggal 10 April  lalu ke pihak sentra pelayanan kepolisisan (SPK) Polres Lahat, dengan nomor : LP/B- 124 /IV/2016 SS/RES LHT. Bahwa, telah telah terjadi tindak pidana pencurian di Indomaret  yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Kota Lahat.

    Dari laporan itu, pihak Satreskrim Polres Lahat, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap para tersangka. Hingga akhirnya pada hari Selasa (12/4), kedua pelaku berhasil di tangkap oleh petugas.

    “Setelah mendapat laporan dari korban, kitapun melakukan olah TKP, setelah itu, kita langsung urunkan tim untuk mengejar dan melakukan penyelidikan kasus itu. Alhasilnya, kasus tersebut mengarah pada kedua pelaku HS dan ES. Lalu, kita tangkap tanpa ada perlawanan,” ujar Kapolres Lahat, AKBP H Yayat Popon Ruhiyat, SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP  Arif Hidayat, SIK, Rabu (13/4).

    Dijelaskan Kasat Reskrim, selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga mengamankan Barang Bukti (BB) kejahatan tersisa berupa 5 Slop Rokok Sampoerna, 3 Slop Rokok Umild, 8 bungkus rokok marlboro, 1 bungkus rokok dunhil, 12 bungkus Rokok Ess, 2 bungkus Rokok Jarum, 2 bungkus Rokok Dji Sam Soe, 1 utas tali plastik warna hitam, 2 bungkus sikat gigi, 1 buah Spon Mobil, 1 botol pekilap ban, 1 buah Kit Motor.  Sehingga korban mengalami kerugian senilai hingga kurang lebih 47 juta rupiah.

    “Berdasarkan pengakuan para tersangka, aksi mereka dilakukan dengan cara masuk kedalam Indomaret, pada saat toko sudah tutup dan dalam keadaan tidak ada lagi orang lain di dalamnya,” tukasnya.

    Selain itu, ditambahkan mantan Kasat Reskrim Kota Lubuk Linggau ini, setelah dilakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka ini. Ternyata pelaku juga pernah menggasak indomaret  yang berlokasi di Jalan Mayor Ruslan III, Kelurahan Lahat Tengah, pada hari Kamis tanggal  17 Maret 2016 silam, bersama dengan rekannya  TP dan JN yang sekarang masuk dalam daptar pencarian orang (DPO) alias buronan.

    Yang mana akibat aksi mereka saat itu, korban mengalami kerugian hingga 66 juta rupiah. “untuk sementara BB dan juga pelaku masih kita tahan di Mapolres Lahat, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Akhibat perbuiatannya, para pelaku akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan. Kasus ini akan terus kita kembangkan kedepannya,” ungkap Arif. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com