• DPRD Sumsel Minta CSR PT BA Untuk Masyarakat Sumsel

    0
    DPRD Sumsel Minta CSR PT BA Untuk Masyarakat Sumsel

    DPRD Sumsel Minta CSR PT BA Untuk Masyarakat Sumsel

    Palembang, jurnalsumatra.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2015 PT Bukit Asam (PTBA) Tbk memutuskan Arviyan Arifin menjadi Direktur Utama (Dirut) menggantikan Milawarma. Arviyan sebelumnya Dirut Bank Muamalat, sedangkan Milawarma dipercaya menjadi Komisaris Independen PT Timah Tbk.

    Pihak DPRD Sumsel mengapresiasi pergantian tersebut dan meminta Dirut PT BA yang baru koperatif dengan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    “Yang pasti Dirut PT BA yang baru harus koperatif dengan Sumsel karena wilayah tempat PT BA melakukan eksplorasi ini di wilayah Sumsel, “ kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Herpanto, Senin (18/4).

    Terpenting bagaimana PT BA rutin memberikan Corporate social responsibility (CSR) untuk masyarakat Sumsel terutama masyarakat sekitar lokasi tambang PT BA.

    “ CSR PT BA ini dapat membantu program Pemprov Sumsel ,” katanya.

    Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2015 PT Bukit Asam (PTBA) Tbk memutuskan Arviyan Arifin menjadi Direktur Utama (Dirut) menggantikan Milawarma. Arviyan sebelumnya Dirut Bank Muamalat, sedangkan Milawarma dipercaya menjadi Komisaris Independen PT Timah Tbk.

    Komisaris Utama PTBA Agus Suhartono menyampaikan hal itu dalam RUPS di Jakarta, Kamis (14/4). Peserta RUPS mengangkat juga Anung Dwi Prasetya, Achmad Sudarto, Arie Prabowo Ariotedjo, Joko Pramono, dan Suryo Eko Hadianto masing-masing sebagai direksi.

    Sedangkan jajaran komisaris dipercayakan kepada Robert Heri, Purnomo Sinar Hadi, M Said Didu, S Koesnaryo, dan Leonard. Agus Suhartono masih menjabat komisaris utama.

    Usai RUPS, Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, tahun buku 2015 BUMN bergerak di bidang penambangan batu bara membagikan deviden tunai sebesar Rp611 miliar. “Laba bersih tahun ini Rp2,04 triliun,” katanya.

    Joko juga mengatakan tahun 2016, perusahaan plat merah ini merencanakan penjualan batu bara 29,17 juta ton atau naik 51 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton. Begitu juga rencana produksi dan pembelian 28,32 juta ton atau naik 37 persen. Tahun lalu hanya 20,74 juta ton.(eka)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com