• DISNAKERTRANS SULTRA Tidak Berwenang Larang TKA

    0

    Kendari, jurnalsumatra.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Tenggara tidak mempunyai hak dan wewenang untuk melarang tenaga kerja asing (TKA) yang masuk untuk bekerja di sejumlah perusahaan pertambangan di provinsi itu.
    “Urusan masuknya para TKA dari berbagai negara ke wilayah Sultra yang notabene izin kunjungannya tidak sesuai dalam paspor bukan wewenang Disnakertrans, tetapi itu hak pihak Kantor Imigrasi,” kata  kata Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertras Sultra Makner Sinaga di Kendari, Jumat.
    Menurut Makner, belakangan ini Disnakertrans sering menjadi sasaran unjuk rasa terkait adanya sejumlah tenaga kerja asing yang bekerja di sejumlah perusahaan tambang yang melanggar keimigrasian, karena menggunakan visa kunjungan wisata.
    Seharusnya, kata dia, saat para TKA itu tiba di bandara, pihak Imigrasi langsung melakukan pemeriksaan satu persatu terkait tujuan kedatangan mereka.
    Ia mencontohkan, sebuah perusahaan tambang yang mendirikan pabrik smelter di Morosi Kabupaten Konawe kini menjadi sorotan publik karena diduga mempekerjakan tenaga asing ribuan orang, sehingga memicu keresahan masyarakat.
    Padahal kata Sinaga, saat dirinya melakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan, ternyata jumlah pekerja asing itu tidak sebesar yang diberitakan.
    “Pekerja asing yang bekerja di perusahaan tambang itu tidak lebih dari 500 orang. Dan saat ini, setelah perusahaan itu dihentikan sementara karena menyangkut amdal, tenaga asingya tinggal 200-250 saja,” ujarnya.
    Makner mengakui bahwa para pekerja asing dari Tiongkok dan Korea Selatan itu masuk ke wilayah Sultra maupun ke Morowali, Sulawesi Tengah, melalui Bandara Haluoleo Kendari.
    “Setelah kita melakukan pengecekan di lapangan, memang benar pekerja asing itu turunnya di bandara Haluoleo kemudian turun di Kendari kemudian menggunakan jasa angkutan darat menuju Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah sebagai pekerja tambang,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com