• Dishub: Tarif Trans Batam Tetap

    0

        Batam, jurnalsumatra.com – Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepulauan Riau, memastikan tarif bus Trans Batam tidak akan turun menyesuaikan dengan harga baru bahan bakar minyak.
    “Tarif Trans Batam tetap, karena selama ini disubsidi. Saat harga BBM naik, tarif Trans Batam juga tidak pernah naik,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam, Senin.
    Sedangkan tarif angkutan kota yang lain turun rata-rata 3 persen dari sebelumnya, atau sekitar Rp300 hingga Rp500, sesuai kesepakatan antara Organda dan Yayasan Perlindungan Konsumen Batam mewakili masyarakat.
    Zulhendri mengatakan tarif angkot yang baru tinggal menunggu Surat Keputusan Wali Kota Muhammad Rudi.
    Ia mengatakan pemerintah tidak akan mengoreksi kesepakatan penurunan tarif antara Organda dan YPKB.
    “Tinggal menunggu SK, secepat mungkin akan ditandatangani Wali Kota,” kata dia.
    Sementara untuk angkutan laut, ia belum memastikan adanya penurunan tarif.

        Sebelumnya, DPC Organisasi Angkutan Darat Kota Batam Kepulauan Riau sepakat menurunkan tarif angkutan umum di kota itu, menyesuaikan dengan penurunan harga Bahan Bakar Minyak.
    Ketua DPC Organda Kota Batam Hardi Sam Harun menyatakan penurunan tarif angkutan umum hanya berdasarkan komponen biaya BBM, karena biaya belanja komponen kendaraan dan lainnya mengalami kenaikan. Sebab itu juga, persentase penurunan ongkos tidak signifikan.
    Ia menjelaskan secara rinci, untuk taksi tarif bawah, biaya buka pintu turun dari Rp7.400 menjadi Rp6.500, kemudian tarif per km dari Rp5.500 menjadi Rp5.300.
    Taksi tarif atas buka pintu turun dari Rp10.500 menjadi Rp10.000. dan per km turun dari Rp6.000 menjadi Rp5.800.
    Tarif bus kota ekonomi turun dari Rp2.800 menjadi Rp2.700.
    Mini bus ekonomi (Mimbar) rute Jodoh-Sembulang turun dari Rp15.000 menjadi Rp14.500, rute Jodoh-Pulau Galang turun dari Rp20.000 menjadi 19.500, rute Tanjunguncang-Jodoh turun dari Rp10.000 menjadi Rp9.700 dan tarif pelajar turun dari Rp3.500 menjadi Rp3.400.
    Untuk angkutan kota rute Dapur 12-Jodoh turun dari Rp6.800 menjadi Rp6.600, tarif pelajar Rp3.500 menjadi Rp3.400.
    Tarif angkutan Kota Jodoh-Nongsa turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.800, jurusan Jodoh-Punggur dari Rp6.800 menjadi 6.600 dengan tarif pelajar turun dari Rp3.500 menjadi Rp3.400, serta Jodoh-Punggur via Kavling tarifnya turun dari Rp8.500 menjadi Rp8.300 dengan ongkos pelajar turun dari Rp4.800 menjadi Rp4.600.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com