• DIKPORA Diminta Tindak Lanjuti Rekomendasi DBD DINKES

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com- Dinas Pendikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram diminta untuk menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh Dinas Kesehatan terkait dengan pemberantasan deman berdarah dengue.
    “Salah satu rekomendasi dari Dinas Kesehatan adalah sekolah harus aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” kata Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.
    Pernyataan itu kemukakannya menyikapi semakin meningkatnya jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Mataram termasuk angka kematian.
    Berdasarkan data dari Dinkes Kota Mataram, jumlah penderita DBD saat ini sebanyak 351 orang dengan empat kasus kematian.
    Sehubungan dengan itu, sesuai dengan rekomendasi dari Dinkes, sekolah harus aktif melakukan PSN minimal seminggu sekali, karena berdasarkan hasil penelitian jentik nyamuk, terbukti sekolah menjadi salah satu lokasi yang dicurigai menjadi sumber jentik nyamuk.
    “Itu berdasarkan hasil tim turun ke lapangan dan evaluasi  dari Dinkes, karena rata-rata usia penderita DBD adalah usia anak sekolah,” katanya.
    Untuk mencegah meningkatnya kasus DBD di Kota Mataram, sekolah harus ikut berperan melakukan PSN dan gotong royong termasuk semua masyarakat memang harus ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungannya.
    “Saya juga ingin tahu, seperti apa langkah konkret yang dilakukan Dikpora terhadap sekolah-sekolah dalam upaya penanganan DBD,” katanya.
    Sementara, menyinggung kurang maksimalnya kinerja Kepala Dinkes sehingga anggota DPRD setempat mengusulkan untuk pergantiannya, Mohan mengatakan pihaknya belum berpikir sejauh itu.
    Apalagi, Kepala Dinkes Kesehatan sudah melakukan berbagai upaya dalam penanganan DBD sesuai protap yang ditetapkan.
    “Seperti melakukan ‘fogging’, PSN dan pemberian bubuk abate, bahkan hingga ke penyuluhan secara rutin kepada masyarakat melalui puskesmas,” katanya.
    Kemungkinan ini karena faktor cuaca yang belum stabil. Siapa yang tahu kalau bulan April ini masih hujan, semestinya sudah masuk musim panas.
    Kepala Dikpora Kota Mataram H Sudenom yang dikonfirmasi mengatakan, catatan-catatan yang diberikan Dinkes itu telah dilakukan sejak dua minggu lalu.
    “Semua sekolah sudah kita instruksikan untuk menggencarkan PSN seminggu sekali dengan membongkar titik-titik yang rentan menjadi sarang nyamuk, seperti kolam, pot dan vas bunga,” katanya.
    Terutama untuk sekolah dasar (SD), mengingat siswa SD yang masih anak-anak membutuhkan pamahaman tentang pola hidup bersih dan sehat.
    “Selain PSN, kita juga mengajak Dinkes untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan dan perilaku hidup bersih sehingga siswa bisa paham bahwa kebersihan adalah pangkal kesehatan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com