• Di Palembang, Baru Sebelas Sekolah Negeri Mampu UNBK

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com- Kota Palembang belum mampu menerapkan sistem ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) yang dilaksanakan tahun 2016 ini,

    Hal tersebut di sampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulinto kepada jurnalsumatra.com “Dari 136 negeri dan swasta yang melaksanakan Ujian Nasional, baru 11 SMA/SMK Negeri, dan 23 SMA/SMK swasta yang melaksanakan UNBK” jelasanya..

    “Dari 136 negeri dan swasta yang melaksanakan Ujian Nasional, sampai Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulinto, baru 11 SMA/SMK Negeri, dan 23 SMA/SMK swasta yang melaksanakan UNBK dan baru 34 sekolah negeri dan swasta di Palembang atau 33% sekolah yang menerapkan UNBK,” tambahnya.

    Dikatakannya, meskipun hanya baru 33% sekolah saja di Palembang yang menerapkan UNBK. Namun secara aturan dari Pemkot Palembang sudah memenuhi kuota penerapan UNBK diatas 50% siswa sekolah yang melaksanakan UNBK, berdasarkan aturan Pemerintah Pusat.

    Walaupun begitu penerapan sistem UNBK untuk SMA/SMK dan MA, sudah lebih 50%, yakni 66%. Artinya, dari 24,429 siswa yang mengikuti ujian hari ini, sekitar 12 ribu siswa, sudah melaksanakan ujian menggunakan komputer.

    Menurut Zulinto, belum diterapkannya UNBK tahun ini bagi SMA/SMK dan MA, karena keterbatasan anggaran, jika semua diterapkan, maka anggaran yang dimiliki Disdikpora akan habis hanya untuk UNBK mulai dari SMA/SMK, SMP dan SD.

    Lebih lanjut dikatakannya. sekolah yang melaksanakan UNBK saat ini, menerapkan tiga sesi. Untuk untuk satu sekolah dan 300 anak yang mengikuti UN, membutuhkan 100 perangkat computer dan jika semua anggaran dipakai untuk UNBK, Disdikpora tidak akan bisa lagi menganggarkan untuk perbaikan sekolah. Karena, dari anggaran yang dialokasikan Pemkot, harus dibagi untuk kebutuhan sarana pendidikan lain, namun pihaknya berupaya agar di tahun depan, seluruh sekolah dapat melaksanakan ujian dengan memakai sistem komputer.

    “Untuk kedepan akan dperbanyak lagi sekolah-sekolah yang dapat menerapkan sistem komite Sekolah, seperti yang diterapkan beberapa sekolah negeri unggulan di Palembang hal tersebut sesuai dengan arahan Walikota Palembang” ungkapnya.

    “Sekolah menerapkan sistem komite, dan berharap ada orang tua siswa yang membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah, selain mengharapkan bantuan dari pusat seperti itu, yang kita akan kita sarankan. Cuma jika tidak mampu, sekolah itu jangan dipaksakan” pungkasnya (eddie)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com