• Cegah Korupsi di Lahat, Kepala PPATK bersosialisasi

    0
    ilus-ppatk

    Cegah Korupsi di Lahat, Kepala PPATK bersosialisasi

    Lahat, jurnalsumatra.com – Guna untuk mencegah tindak pidana kasus korupsi yang saat ini menjadi tren dimata publik yang dilakukan oleh para kalangan pejabat. Untuk itu, seluruh pejabat pelaksana anggaran teknik kegiaatan (PPATK), selasa (6/4) diberikan sosialisasi oleh PPATK RI terkait penggunaan uang Negara.

    Tujuan sosialisasi ini, untuk memberikan pemahaman terhadap para PPATK yang ada. Karena pemahaman terhadap penguasaan anggara menjadi pemicu utama banyaknya kasus korupsi yang menjerat para pejabat sehingga para penguasa diminta paham aturan penggunaan anggaran tersebut.

    “Oleh sebab itu, semua PPATK agar dapat mengetahui penggunaan anggaran uang Negara. Untuk itu, sosialisasi ini kita lakukan,” ungkap Kepala PPATK RI Dr.H.M.Yusuf.

    Menurutrnya, seluruh pejabat penguasa anggatan harus komitmen melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi pencuncian uang. Apalagi, tahun 2016 ini pemerintah RI memperketat seluruh belanja yang menggunakan uang negar sehingga dapat diketahui melalui faktur pajak jika dalam penggunaannya terjadi Mark-Up.

    “Sebab pencucian wang akan sangat mmudah terlacak melalu transaksi keuangan, karenanya PPTK harus paham betul tentang aturan penggunaan uang negara agar tidak bersentuhan dengan hukum,” tambahnya lagi.

    Lebih jauh Ia mengatakan, dalam hal penggunaan keuangan Negara diharuskan melalui transaksi perbankan sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karenanya pejabat pemerintah tidak melakukan transaki perbankan secara pribadi yang mencurigakan diluar logika pendapatan seorang pejabat Pemerintah.

    “Jadilah pejabat pemerintah yang bersyukur sebab apapun yang kita miliki dan kita lakukan didunia ini baik atau buruk akan dipertanggung jawabkan diakhirat kelak,” pesannya.

    Sementara itu, Kepala Dinas DPPKAD Kabupaten Lahat H Ariyanto menjelaskan, Pemkab Lahat selama ini telah menginstruksikan seluruh instansi untuk tidak bermain-main dengan anggaran yang ada. Apalagi, setiap belanja yang dilakukan selalu dimintai bukti dan retur pajaknya sehingga dapat diketahui jika terjadi Mark-Up.

    “Pemkab Lahat transparan dalam setiap penggunaan uang negara. Sosialisasi ini diharap kan mampu menambah pemahaman para PPATK dalam setiap anggaran yang ada diinstansi masing-masing,” kata Ariyanto. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com