• Beni: ASN Jangan Ikut Berpolitik

    0
    Plt Bupati Beni Hernedi membuka secara langsung acara pembukaan Sosialisasi Pembentukan Panitia pengawas Kabupaten, Panitia Pengawas Kecamatan, Panitia Pengawas Lapangan dan Pengawas TPS kabupaten Musi Banyuasin, di Aula Kecamatan Sekayu, Jumat(22/4/2016)

    Plt Bupati Beni Hernedi membuka secara langsung acara pembukaan Sosialisasi Pembentukan Panitia pengawas Kabupaten, Panitia Pengawas Kecamatan, Panitia Pengawas Lapangan dan Pengawas TPS kabupaten Musi Banyuasin, di Aula Kecamatan Sekayu, Jumat(22/4/2016)

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Plt Bupati Beni Hernedi dalam acara pembukaan Sosialisasi Pembentukan Panitia Pengawas Kabupaten, Panitia Pengawas Kecamatan, Panitia Pengawas Lapangan dan Pengawas tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Musi Banyuasin oleh Bawaslu Provinsi Sumsel di Aula Kecamatan Sekayu, Jumat (22/4/2016) menegaskan dinamika politik menjelang Pilkada Muba 2017 ini jangan sampai menganggu pembangunan untuk itu ia menghimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terlibat dalam kegiatan politik.

    “Mari kita jaga suasana kondusif, kita fokus kerja jangan memikirkan yang lain-lain.  Saya tegaskan jika terbukti ada ASN yang terlibat politik maka akan saya bebas tugaskan. Ini kita lakukan agar dinamika politik menjelang Pilkada 2017 tidak menggangu pembangunan di kabupaten kita dalam mewujudkan Yakin Permata Muba 2017,” tegas Beni.

    Kepada Bawaslu Sumsel, Beni menyampaikan komitmen dukungannya, menurutnya acara  ini sangat penting karena menyangkut infrastruktur pemilu, ia berharap pada waktunya nanti Panwas Kab, Panwas Cam, PPL dan Pengawas TPS yang terbentuk dapat bekerja maksimal sesuai amanat undang-undang sehingga tercipta pilkada yang berkualitas.

    “Kami Pemkab Muba beserta masyarakat berkomitmen penuh untuk ikut serta menyukseskan penyelenggaraan serta pengawasan pemilukada di Muba. Kita berharap Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati yang dilaksanakan di Musi Banyuasin dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya,” tutup Beni.

    Sementara itu Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya SSos dalam laporanya menyampaikan bahwa  acara sosialisasi tentang pembentukan Panitia Pengawas pemilihan umum (Panwaslu) di Muba hari ini adalah untuk memaksimalkan penjaringan di beberapa kecamatan dan berkoordinasi dengan Pemkab dan membuka sekretariat tim seleksi Panwaslu di Muba guna mempermudah calon pendaftar.

    “Pada kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba yang telah mengalokasikan anggaran Rp16 miliar dan juga telah ikut terlibat menyumbangkan waktu dan tenaga dalam pembentukan Pengawas Pemilukada ini,” ujarnya.

    Lebih lanjut , ia berharap agar semua Panwaslu Muba nantinya dapat melaksanakan peran pengawasan pemilukada secara optimal, profesional serta sesuai dengan regulasi yang ada.(relis humas pemkab muba)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com