• Bawaslu Tunggu Komitmen Daerah Anggarkan Pengawasan Pilkada

    0

        Pontianak, jurnalsumatra.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Barat, hingga saat ini masih menunggu komitmen Pemerintah Kota Singkawang dan Kabupaten Landak, terkait bantuan anggaran untuk pengawasan Pilkada serentak 2017.
    “Kami mengajukan anggaran untuk pengawasan Pilkada serentak di Kabupaten Landak sekitar Rp8,3 miliar, dan untuk Kota Singkawang Rp4 miliar lebih,” kata Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah di Pontianak, Senin.
    Ia menjelaskan, untuk Pemkab Landak sudah ada komitmen akan menganggarkan sebesar Rp1,5 miliar dari APBD, sementara Pemkot Singkawang hingga hari belum ada.
    “Perbedaan besaran ajuan anggaran untuk pengawasan Pilkada di dua daerah tersebut, karena dipengaruhi oleh letak geografis, luas wilayah dan lainnya. Kabupaten Landak daerahnya cukup luas, dan ada 13 kecamatan, sementara di Kota Singkawang hanya lima kecamatan dan daerahnya tidak terlalu luas,” ungkapnya.
    Ruhermansyah menambahkan, meskipun komitmen dari Pemkab Landak jauh di bawah ajuan anggaran yang mereka ajukan, maka pihaknya tetap akan bekerja semaksimal dan seprofesional mungkin dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pilkada serentak 2017 di daerah tersebut.

        “Ajuan anggaran tersebut, pada prinsipnya sudah berdasarkan kebutuhan yang ada dan sesuai ketentuan yang ada,” katanya.
    Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Kalbar menambahkan, saat ini pihaknya sudah membentuk tim seleksi penerimaan anggota Panwaslu untuk Kota Singkawang dan Kabupaten Landak periode 2016-2017.
    “Ada tiga orang tim seleksi terdiri dari Bawaslu RI dan dua dari akademisi dalam menjaring anggota Panwaslu Kota Singkawang dan Kabupaten Landak,” katanya.
    Ia berharap, dengan direkrutnya tim seleksi dari independen tersebut, maka hasilnya juga akan sesuai dengan harapan semua pihak dalam menjaring anggota Panwaslu yang profesional dan independen dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengawas Pemilu.
    “Saya mengimbau kepada masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat, yakni minimal berpendidikan S1 agar mendaftar untuk penerimaan anggota Panwaslu dua daerah tersebut,” ujarnya.
    Ruhermansyah berharap proses seleksi anggota Panwaslu tersebut berjalan dengan baik, karena kapabilitas anggota tim seleksi cukup baik, dan sudah berpengalaman.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com