• April Jalan Mayor Ruslan Car Free Day

    0

    Lahat, jurnalsumatra.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan terobosan baru.

    Dua insitusi ini, telah memberlakukan Car Free Day (bebas dari kendaraan red), sepanjang akses Jalan Mayor Ruslan I, II, dan III. Hal tersebut, sudah diberlakukan sejak 3 April bulal lalu.

    “Program atau gagasan ini, awalnya Sekretaris Daerah (Sekda), yang menginginkan Lahat khususnya Jl Mayor Ruslan I, II, dan III ini, mulai dari pukul 06.00 WIB-08.00 WIB, dapat bebas dari kendaraan, lalu kami terapkan dilapangan,” ungkap Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kadishubkominfo, HM Eduar Kohar SE MM, saat dibincangi wartawan belum lama ini.

    Namun, sambung Eduar, untuk penerapan dilapangan, pihaknya telah melakukan sosialisasi, bahkan bekerjasama dengan Satlantas Polres Lahat telah menyebarkan spanduk maupun surat edaran guna memberlakukannya, dan sama sekali tidak ada kendaraan yang hilir mudik di akses jalan disebutkan diatas.

    “Memang hal ini, tidak segampang membalikkan telapak tangan. Dan, nantinya, akan ditempatkan petugas Satlantas maupun Dishubkominfo, ini tiada lagi menciptakan kawasan tertib lalin, dan waktu hanya dua jam saja,” tuturnya lugas.

    Selain itu, kata Eduar Kohar, untuk memeriahkan Car Free Day diisi dengan acara senam sehat, jalan santai dan bersepeda, oleh sebab itu, kepada masyarakat Kota Lahat dapat mendukung sekaligus memeriahkannya.

    “Kapan lagi, mari kita wujudkan kawasan tertib lalin dan mulai belajar, seperti halnya di Jakarta setiap Minggu dalam kurun dua jam tidak ada kendaraan melintas di akses jalan telah ditentukan tersebut,” tegasnya.

    Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP H Yayat Popon Ruhiyat Sik Msi melalui Kasatlantas, AKP Marully Sik membenarkan, bahwasanya mulai 3 April lalu sepanjang Jalan Mayor Ruslan I, II dan III diberlakukan Car Free Day. Dengan menempatkan petugas dalam mengatur lalin nantinya selama dua jam.

    “Intinya, kita siap mendukung program yang dicanangkan Pemerintah dengan mewujudkan kawasan tertib lalin, akan tetapi, ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat untuk menyukseskannya dan berjalan sebagaimana mestinya. Hanya dua jam kok tidak boleh kendaraan melintas,” ungkap Marully. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com