• Alasan Asian Games Pemprov Sumsel Kebut Infrastruktur

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Kendati masih tiga tahun lagi untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018, beberapa rencana pembangunan proyek dan perbaikan sarana prasarana infrastruktur sudah mulai dikerjakan hingga saat ini.

    Kepala BBPJN III, Thomas Setiabudi Aden mengatakan, pada tahun anggaran 2015, pihaknya telah melaksanakan tugasnya seperti menjaga pelayanan di lintas timur dan di jalan tengah dan jalan penghubung.

    Lalu, kata dia, pada tahun anggaran 2016, BBPJN Wilayah III akan mulai membangun kawasan khusus dan pembangunan khususnya dalam bidang penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan di Sumsel. “Prioritas kita bangun infrastruktur di Sumsel,” ungkap dia.

    Termasuk pekerjaan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III yang sudah memiliki beberapa rencana kerja strategis guna mendukung visi pembangunan nasional 2015-2019 dan persiapan pendukung sarana prasarana Asian Games 2018 mendatang.

    Tujuannya pembangunan itu untuk mempermudah akses pengguna jalan agar merasa nyaman dan aman selama berada di Palembang. Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,2 triliun di tahun depan. “Alokasi tersebut bertambah Rp200 miliar dari anggaran 2015 yang hanya Rp1 triliun,” ucapnya.

    Khusus peningkatan pemeliharaan Jalan Nasional, yang semula sepanjang 1.444 kilometer (km) maka di 2016 meningkat menjadi 1.611 km. Panjang jalan bertambah dikarenakan ada beberapa jalan provinsi yang pemeliharaannya diambil alih oleh pusat seiring statusnya menjadi Jalan Nasional.

    Enam jalan tersebut yakni batas Kota Palembang- Banyuasin-Tanjung Api Api sepanjang 62,8 km, Simpang Bandara SMB II-Batas Kota Palembang/Batas Kabupaten Banyuasin sepanjang 1 km, akses Terminal Alang-alangLebarsejauh 4 km, jalan Ahmad Yani Palembang 2,8 km, Beringin-Batas Kabupaten OKU 37 km, dan Batas Kabupaten OKU-Baturaja (32,5 km).

    Selain pemeliharaan jalan, pihaknya juga melakukan pemeliharaan jembatan. Seperti Jembatan Sungai Lilin, Sungai Lalan, dan Jembatan Tebing Suluh di arah Lampung. “Pembangunan Jembatan Musi IV yang rencananya akan menghabiskan dana Rp500 miliar dari dana APBN dan konstruksinya akan dimulai pada awal 2016,” bebernya.

    Thomas menjelaskan, ada beberapa proyek strategis tahun anggaran 2016 BBPJN III yang menjadi sorotan saat ini. Diantranya, jalan Tol Palembang-Inderalaya 22 KM (2015-2016), jalanTol Kayuagung-Palembang-Betung 111,65 KM (2015-2017), jembatan Musi IV 312 meter (2015-2017), fly over Keramasan 650 meter (2016-2017), fly over Sp Bandara 460,74 meter (2016-2017), fly over Gelumbang-Prabumulih 720 meter (2016-2017), dan jembatan Lematang Indah di Pagaralam 480 meter (2016-2018).

    Ia menuturkan, meski cukup banyak proyek infrastruktur yang akan dibangun, pihaknya menyadari akan dihadapkan dengan tantangan dan halangan. “Kita optimis proyek strategis ini akan selesai tepat waktu. Apapun tantangannya kita optimis seluruhnya akan selesai tepat waktu,” tandasnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com