• Ahok Tidak Peduli Dibilang Gubernur Agung Podomoro

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyatakan tidak peduli kalau dirinya dikatakan sebagai Gubernur Agung Podomoro yang penting perusahaan tersebut lebih kooperatif dalam melaksanakan “corporate Social responsibilty” (CSR).
    “Saya terserah katanya Gubernur Agung Podomoro atau Gubernur Reklamasi, yang penting saya kerja sebagai Gubernur DKI Jakarta secara konstitusi,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok di Jakarta, Kamis.
    Ahok tidak tahu pasti berapa jumlah CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) yang diberikan, tapi bunga-bunga taman Balai Kota dari perusahaan Agung Podomoro. Menurutnya perusahaan Agung Podomoro kooperatif dalam melaksanakannya.
    “Dana CSR yang diberikan tergantung maunya perusahaan berapa, langsung diberikan penaksiran (appraisal) independen yang mewajibkan harus dikerjakan perusahaan,” ucap Ahok.
    Terkait adanya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di kawasan Bendungan Hilir yang dikelola Agung Podomoro terbengkalai, Ahok mengatakan akan mencabut pengelolaanya.
    “Termasuk ada yang bilang saya Gubernur Reklamasi, emangnya reklamasi jelek, Gubernur Ali Sadikin aja melakukannya. Emangnya Ancol itu bukan reklamas, termasuk juga Kawasan Berikat Nusantara (KBN),” tukas Ahok, dengan nada tinggi.
    Termasuk yang dilakukan reklamasi di Belanda, di mana binatang langka Afrika ditemukan di Belanda setelah jadi danau, imbuhnya.
    “Makanya jangan bicara soal politik aja, terkait reklamasi ini,” tegas Ahok.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com