• 17.539 KK Warga Lebak Peroleh PKH

    0

    Lebak, jurnalsumatra.com – Sebanyak 17.539 kepala keluarga warga Kabupaten Lebak, Banten memperoleh bantuan dana program keluarga harapan (PKH) tahap pertama yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia setempat.
    “Kami menyalurkan dana PKH tahap pertama itu sebesar Rp15 miliar,” kata Supervisor Layanan PT Pos Indonesia  Lebak Dede Imam di Lebak, Rabu.
    Selama ini, pencairan dana PKH itu berjalan lancar dan tertib, meskipun terjadi antrean panjang.
    Mereka penerima PKH dilayani di Kantor Pos Cabang Rangkasbitung juga di sembilan Kantor Pos tingkat kecamatan.
    Pencairan dana PKH tahap pertama itu sejak pekan lalu dengan nilai bantuan sebesar Rp15 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 17.539 jiwa.
    Masyarakat yang menerima PKH untuk Kantor Pos Rangkasbitung meliputi Kecamatan Kalanganyar, Warunggunung, Sajira dan Cibadak.
    Selain itu juga mereka dilayani di sembilan Kantor Pos kecamatan dengan menggunakan angkutan pedesaan dan sepeda motor.
    Bantuan berupa uang tunai tahap ketiga itu bervariasi antara Rp150 ribu sampai Rp500 ribu.
    Penggunaan dana PKH itu untuk pendidikan anak SD sampai SMA juga pemeriksaan kesehatan ibu hamil.
    Pemerintah menggulirkan PKH bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, terutama bagi kelompok masyarakat sangat miskin.
    Namun demikian, kata dia, untuk mendapatkan dana tersebut tentu harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
    Persyaratan penerima PKH, kata dia, berdasarkan mekanisme pemilihan sesuai kriteria yang ditetapkan, seperti ibu hamil/ nifas, memiliki bayi sampai usia 6 tahun dan anak usia sekolah sampai dengan 18 tahun.
    “Kami minta dana PKH ini digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan keluarga,” katanya.
    Yani (45) seorang warga Desa Pasir Kupa Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, mengaku dirinya saat ini merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga termasuk biaya kesehatan dan pendidikan anak-anak yang kini duduk di bangku SD dan SMP.
    “Saya sangat berharap dana PKH itu bisa melanjutkan pendidikan kedua anaknya,” katanya.
    Kepala Bidang Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Lebak Asep Saefulloh mengatakan penyaluran dana PKH ini berjalan dengan baik sejak 2010 sampai 2016 hingga kini tidak ditemukan masalah.
    “Kami terus meningkatkan kualitas program PKH itu agar tidak terjadi penyimpangan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com