• Wilayah Barito Utara Masih Terendam Banjir

    0

    Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Banjir yang melanda Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akibat meluapnya Sungai Barito, pada hari kedua, masih merendam sejumlah wilayah dan beberapa ruas jalan raya tidak dapat dilewati mobil maupun sepeda motor.
    “Meski ketinggian air mulai surut sedikit sekitar lima sentimeter, namun sejumlah jalan masih belum bisa dilewati kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat,” kata seorang warga Muara Teweh, Fakhri Fauzi, Senin.
    Kawasan yang terendam banjir musiman di Muara Teweh yang sudah tidak bisa dilewati kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat di antaranya Jalan Merak dan Jalah Imam Bonjol dengan ketinggian sekitar 0,5 meter, dan jalan Dahlia dan Jalan Cempaka Putih dengan ketinggian rata-rata 30 cm sedangkan Jalan Panglima Batur 20 cm.
    “Jalan di tempat tinggal kami juga masih terendam, dan kita harapkan banjir segera surut,” kata Fakhri warga Jalan Panglima Batur Muara Teweh ini.
    Banjir itu juga merendam rumah warga di sejumlah desa terutama yang berada di pinggiran Sungai Barito tersebar di Wilayah Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Selatan, Lahei Barat, Lahei, Teweh Baru dan Montallat dengan ketinggian bervariasi antara 1-2 meter.
    Sementara banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Teweh Baru yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Teweh (anak Sungai Barito) sebelumnya terendam baniir sekitar 1,7 meter kini juga mulai surut.
    “Banjir sudah mulai surut sebelumnya masuk rumah kini sudah turun dan tinggal di jalan desa saja yang masih terendam sekitar 70 cm,” kata Tami Kalpian warga Desa Sabuh.
    Sebelumnya pemerintah daerah sudah menyalurkan sebagian bantuan sembako dan kebutuhan lainnya untuk warga korban banjir bandang di Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Timang serta Kecamatan Teweh Baru.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com