• Waykanan Akan Bayarkan Tunjangan Kinerja ASN

    0

    Waykanan, lampung, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, segera memberikan tunjangan kinerja bagi aparatur sipil negara di daerah itu dengan dasar Peraturan Bupati nomor 31 Tahun 2015.
    “Pemeberian tunjangan kinerja atau tukin ini merupakan ‘reward’ yang diberikan oleh pemerintah kepada setiap ASN yang mengabdi untuk negara, dalam hal ini ASN yang ada di Kabupaten Waykanan. Ini juga dapat memberikan semangat bekerja bagi seluruh ASN yang ada,” kata Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, di Blambanganumpu, Waykanan, Senin.
    Ia mengatakan, dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa tunjangan kinerja diberikan kepada setiap ASN Kabupaten Waykanan dengan tujuan untuk menjamin kesejahteraan ASN, atas apresiasi terhadap kinerja dan disiplin yang tinggi serta penuh tanggungjawab, yang tujuannya untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kinerja pegawai.
    Mantan Ketua DPRD Waykanan ini menambahkan, ASN yang mendapatkan tunjangan kinerja wajib meningkatkan kinerjanya, disiplin dan pelayanan terhadap masyarakat harus lebih ditingkatkan.
    Menurutnya, setiap ASN yang tidak mematuhi kedisiplinan, kinerja, produktivitas dalam bekerja dan motivasi tidak akan dilakukan penahanan terhadap tukin yang diberikan.
    Tetapi pemerintah daerah akan mengurangi besarnya pembayaran tukin sesuai kedisiplinan yang dilihat melalui absen online.
    “Saya atau Pemkab Waykanan tidak akan menahan tukin milik pegawai. Tetapi kami akan melihat angka kedisiplinan dari masing-masing pegawai bila tidak sesuai apa yang sudah ditentukan maka akan dibayar sesuai angka kedisiplinan yang didapat,” jelasnya
    Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, untuk melihat angka penilaian kedisipinan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas P2KA, Pol PP, dan inspektorat untuk melihat dari absensi sidik jari online yang akan mulai diterapkan pada April 2016. Karena absensi sidik jari ini sangat berguna selain tidak dapat diwakili oleh orang lain, juga dapat digunakan untuk mengontrol kehadiran setiap pegawai yang ada.
    Sebelumnya, pada kunjungan kerja ke LKBN Antara Biro Lampung Bupati dan Wakil Bupati Waykanan, menyatakan akan meningkatkan kemampuan para ASN sesuai bidangnya.
    “Sekarang era globalisasi dengan jaringan terbuka lebar. Jika masyarakat tidak terlayani maksimal mereka akan dengan cepat melaporkan ke kami,” kata Adipati.
    Karena itu, lanjutnya, setiap kepala atau pimpinan di masing-masing SKPD harus mampu mengikuti perkembangan era telekomunikasi termasuk melalui media sosial.
    “Media sosial adalah sarana sangat cepat untuk berkomunikasi dengan warga. Keluhan warga perlu disegera diteliti dan ditindaklanjuti jika itu benar adanya,” kata dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com