• Warga Saksikan Gerhana Di Masjid Cheng Hoo

    0

    Jember, jurnalsumatra.com – Ratusan warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyaksikan gerhana matahari sebagian, usai melaksanakan shalat sunah gerhana di Masjid Muhammad Cheng Hoo di Kecamatan Kaliwates, kabupaten setempat, Rabu.
    Kegiatan nonton bareng gerhana di Masjid Cheng Hoo tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Muhammad Nas, Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif, Ketua MUI Jember Halim Subahar, Kepala Bakesbangpol Widi Prasetya dan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Jember Afton Ilman Huda.
    Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengatakan antusias masyarakat Jember untuk menyaksikan fenomena alam gerhana matahari di Masjid Cheng Hoo cukup tinggi karena fenomena tersebut sangat langka.
    “Alhamdulillah antusias masyarakat juga cukup tinggi untuk melaksanakan shalat kusuf atau shalat gerhana di Masjid Cheng Hoo, bahkan di seluruh masjid di Jember,” kata wabup yang akrab disapa Kyai Muqit itu.
    Menurutnya fenomena alam yang langka tersebut merupakan bukti kebesaran Allah SWT dan masyarakat diimbau untuk melaksanakan shalat, istighfar, dan bersedekah.
    “Saya berharap fenomena alam gerhana matahari itu tidak dipahami sebagai mitos, namun dipahami secara logika dan sesuai dengan ajaran agama Islam,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah itu.
    Salah seorang pelajar, Safira mengaku senang bisa melihat gerhana matahari dengan menggunakan teropong di Masjid Cheng Hoo karena melihat fenomena alam tersebut menjadi pengalaman yang berharga.
    “Bagi saya, ini pertama kalinya melihat gerhana matahari, sehingga ketika mendengar ada acara nonton bareng gerhana di Masjid Cheng Hoo maka saya bersama teman-teman langsung menuju ke sini,” tuturnya.
    Tim observasi hilal dari NU, Asmuni mengatakan masyarakat Jember tidak bisa menyaksikan gerhana matahari total, namun hanya dapat melihat gerhana matahari sebagian mencapai 78 persen.
    “Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak melihat secara langsung gerhana matahari itu, terutama pada saat proses gelap ke terang karena sangat berbahaya bagi kesehatan mata,” katanya.
    Takmir Masjid Cheng Hoo Jember, Muhammad Shon Tjai mengatakan pihaknya memang menyediakan sejumlah sarana seperti teleskop dan kacamata khusus untuk melihat gerhana matahari.
    “Kami mengundang beberapa pejabat Pemkab Jember untuk mengikuti shalat gerhana dan menyaksikan gerhana dengan teropong dan kacamata khusus di Masjid Cheng Hoo,” katanya.(Anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com