• Warga Ramai Menuju Daerah Ketinggian

    0

         Padang, jurnalsumatra.com – Pascagempa berkekuatan 7,8 Skala Richter  yang menguncang Kota Padang  pada Rabu malam pukul 19.49 WIB sebagian warga terpantau ramai bergerak  menuju lokasi yang lebih tinggi untuk mengantisipasi tsunami.
    Masyarakat yang mengungsi menggunakan kendaraan roda dua dan  empat menuju kampus Unand Limau Manis  Padang cukup banyak hingga pukul 21.18 WIB.
    Namun, arus lalu lintas, meskipun padat, masih cukup lancar untuk dilalui.
    Kendaraan bisa bergerak dengan kecepatan 20 hingga 30 kilometer per jam.
    Sementara itu, masyarakat Pasar baru Kelurahan Cupak Tangah, sekitar 0.5 kilometer sebelum gerbang Unand, tidak terlihat panik.
    Bahkan, toko dan kafe sepanjang jalan antara Pasar Baru dan Unand masih buka dan berjualan seperti biasa.
    Budiman (63 tahun ) salah seorang warga mengatakan getaran gempa tidak terlalu terasa di tempat itu sehingga masyarakat tidak terlalu panik. Apalagi, daerah itu cukup jauh dari zona merah tsunami.
    Sementara Kepala Seksi Informasi BMKG Ketaping Budi Samiadji menyampaikan peringatan dini tsunami telah dicabut namun masyarakat diminta waspada dan tetap hati-hati.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com