• SNMPTN Di Ternate Digelar 24 Maret

    0

         Ternate, jurnalsumatra.com – Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) secara online tahun 2016 di Ternate, Maluku Utara (Malut) menjadwalkan penyelenggaraan tahap seleksi mulai 24 Maret.
    “Proses seleksi akan dilaksanakan secara nasional pada 24 Maret-8 Mei 2016,” kata ketua panitia SNMPTN Kadri Daud di Ternate, Sabtu.
    Ia menyatakan tahapan pendaftaran mahasiswa baru secara nasional lewat pola SNMPTN 2016 telah ditutup, setelah perperpanjangan waktu dilakukan pada 14 Maret hingga pukul 22.00 WIB khusus bagi siswa yang telah login ke laman pendaftaran.
    Sampai dengan batas waktu terakhir, siswa yang telah mendaftar di Universitas Khairun sebanyak 956 orang, termasuk 300 calon penerima beasiswa bidikmisi 2016.

         Kuota SNMPTN 2016 adalah 40 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru pada 3 (tiga) pola seleksi di Unkhair, pola seleksi dimaksud adalah SNMPTN minimal 40 persen, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) minimal 30 persen dan SMMUKH (Seleksi Mandiri Masuk Universitas Khairudin) maksimal 30 persen.
    Calon mahasiswa baru yang telah mendaftar terdistribusi ke 34 program studi di Universitas Khairun.
    Program Studi yang memiliki peminat tinggi adalah Akuntansi, Manajemen, Teknik Informatika, Ilmu Hukum dan Teknik Sipil.

         Kadri menyatakan seleksi yang sangat ketat ada di program studi yang memiliki peminat banyak, dan tahapan seleksi dilakukan berdasarkan nilai semester III, IV dan V yang telah diisikan oleh sekolah lewat Pangkalan Data Sekolah Dan Siswa (PDSS).
    Ia menambahkan, pada 30 program studi lainnya juga pasti terjadi persaingan.
    “Hampir 85 persen program studi di Universitas Khairun terpenuhi kuota pendaftarannya lewat tahapan penerimaan mahasiswa baru dengan pola SNMPTN 2016 ini, begitupun Teknik Pertambangan sebagai program studi baru pun telah terlewati kuota pendaftarannya,” katanya.
    Kadri mengakui, berdasarkan rasio pendaftaran peserta SNMPTN, tahun ini mengalami sedikit penurunan, sekitar 20 persen, yang disebabkan pola seleksi tahun 2016 telah menggunakan syarat akreditasi sekolah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com