• Rumah Adat Jadi Pusat Kegiatan Shalat Gerhana

    0

           Mamuju, jurnalsumatra.com – Rumah Adat di Mamuju, Ibukota Provinsi Sulawesi Barat jadi pusat kegiatan shalat gerhana matahari yang dilaksanaan ummat muslim yang ada di daerah itu.
    Pelataran Rumah adat Mamuju menjadi tempat shalat gerhana matahari, dzikir dan mariwis, Rabu.
    “Pertimbangan pelaksanaan di rumah adat Mamuju sebagai wahana promosi wisata aerah yang digagas Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju,” kata Bupati Mamuju, Habsi Wahid.
    “Untuk meningkatkan kualitas wisata budaya sekaligus menyaksikan langsung Gerhana Matahari maka pelaksanaan sholat di pelataran Rudat sudah tepat. Tak lupa kita memanjatkan puji syukur semoga dengan kejadian ini akan menjadi awal yang baik,” kata Bupati Mamuju, Habsi Wahid.
    Fenomen Alam Gerhana Matahari ini hanya terjadi di beberapa daerah yang ada di Sulawesi, seperti yang ada di Sulawesi Tengah Kota Palu terjadi gerhana matahari total.
    Sedangakan di Kabupaten Mamuju hanya 95 persen. Gerhana matahari total di Indonesia hanya muncul 33 tahun sekali.
    Olehnya itu, momentum ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata kerjasama Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Masyarakat Mamuju.
    Ratusan jemaat hadir sejak pagi untuk melaksanakan dzikir, sholat Gerhana Matahari dan Marawis.
    Gubernur Sulawesi Barat H. Anwar Adnan Saleh yang juga hadir bersama jajaranya juga menyampaikan, bahwa apa yang disaksikan saat ini merupakan kehendak Allah SWT, tapi tergantung bagaimana manusia memandangnya bertakbir dan bertahlil atas kehendak Allah yang maha kuasa.
    “Jauh sebelumnya para ahli astronom itu tau terjadi gerhana matahari karena peristiwa alam dan Kehendak Allah,” kata Anwar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com