• Ratusan Rumah Terendam Banjir Di Pesisir Selatan

    0

    Painan, Sumbar, jurnalsumatra.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), sejak Senin malam telah menyebabkan ratusan rumah terendam banjir di lima kecamatan di daerah itu.
    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Suib Tanjung, Selasa, mengatakan banjir merendam ratusan rumah di lima dari 15 kecamatan di kabupaten itu yakni Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batangkapas dan Lengayang.
    Di Koto XI Tarusan, selain merendam rumah warga, banjir juga merendam jalan negara, tepatnya di Nagari (desa adat) Kapur Utara sehingga menyebabkan hubungan transportasi darat Padang-Painan Pesisir Selatan macet total hingga empat jam.
    Di lokasi itu ketinggian air dari lantai rumah warga mencapai 1,5 meter, dan yang terendam air sebanyak 48 rumah.
    “Kini arus transportasi Padang-Painan sudah kembali lancar mulai pukul 06.00 WIB, Selasa. Begitu juga air yang merendam rumah warga di kecamatan itu sudah mulai surut, ” katanya.
    Di Bayang air merendam 142 rumah di dua nagari yakni Talaok dan Gurun Panjang. Di Batangkapas rumah warga terendam banjir sebanyak 86 unit di Kampung Jalamu IV Koto Hilie dan Kecamatan Lengayang sebanyak 54 rumah.
    Untuk memastikan jumlah rumah warga yang terendam banjir pada Selasa, BPBD setempat telah mengirimkan petugas melakukan pendataan ke lapangan.
    BPBD juga mengirim sejumlah peralatan penanganan bencana ke lokasi paling parah untuk membantu pendistribusian bantuan dan memudahkan evakuasi bagi warga yang rumahnya terendam banjir.
    Pirin (42) seorang warga korban banjir menyebutkan, banjir terjadi tiba-tiba saat hujan deras melanda wilayah itu sejak Senin malam. Di Painan, Kecamatan IV Jurai banjir merendam 12 rumah warga karena lokasi itu posisinya rendah dan parit tempat pembuangan air tidak mengalir.
    “Khusus di Painan, daerah ini sering terendam banjir. Setiap kali musim hujan, lokasi yang terletak di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Zein Painan ini kerap dilanda banjir karena air di selokan sini tidak mengalir, ” katanya.
    Ia menyesalkan lambannya pemkab dalam hal ini Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) setempat untuk melakukan perbaikan selokan tertutup yang menyebabkan terjadinya banjir setiap diguyur hujan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com