• Ratusan Pendemo Kembali Sambangi Kantor Wakil Rakyat

    0
    Ratusan Pendemo Kembali Sambangi Kantor Wakil Rakyat

    Ratusan Pendemo Kembali Sambangi Kantor Wakil Rakyat

    Lahat, jurnalsumatra.com – Para pendemo yang berasal dari kalangan buruh kembali harus gigit jari saat mendatangi kantor DPRD Lahat. Pasalnya, ditengah terik mentari tidak ada satupun wakil rakyat menerima warga yang telah memilih mereka pada Pileg (Pemilihan Legislatif) dua tahun yang lalu bahkan para anggota DPRD seakan tertidur setelah duduk dikursi empuk.

    Berdasarkan pantauan dilapangan, para pendemo yang tidak bertemu dengan wakilnya di DPRD ini, terpaksa melakukan Longmarch sambil menyanyikan lagu “wakil Rakyat” yang dipopulerkan penyanyi Legendari Iwan Fals kekantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lahat dan diterima Asisten II. Kedatangan ratusan buruh untuk mempertanyakan kembali tuntutan yang disampaikan dalam aksi Selasa (22/3) karena dinilai mandek.

    Perwakilan para Buruh Erwin mengungkapkan, pihaknya berharap agar ada solusi atas ketidak adilan yang didapat selama menjadi pekerja diPT SBWP. Karena selain telah dipecat secara sepihak oleh perusahaan, nasib para buruh juga semakin tidak jelas dengan tidak adanya kepastian masa depan kerja.

    “Mes tempat karyawan bekerja juga ditutup paksa oleh pihak PT SBWP, gaji tidak dibayar. Sudah dua kalu kami mengadukan hal ini namun hasilnya tetap nihil. Sedangkan para wakil-wakil rakyat kami tidak ada dikantor,” katanya dengan nada yang kesal, kemarin.

    Berita sebelumnya, diperkirakan sedikitnya 300 orang karyawan dari PT SBWP/ATP, PT KSM, BJS, PIM, PT Lematang, yang tergabung di Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI), serta sejumlah perwakilan SBSI Cabang Lahat, mendatangi Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, guna menyampaikan aspirasi mereka.

    Ratusan massa ini, menyambangi Pemkab Lahat, sekitar pukul 10.15 WIB, Selasa (22/3), kemarin. Dalam orasinya, mereka mendesak agar persangon dan uang upah segera dibayar oleh pihak perusahaan.

    “Untuk itu, kami ingin pemerintah peduli dengan penderitaan yang saat ini kami rasakan. Sebab, selama ini karyawan di beberapa perusahaan selalu mendapat tindakan yang semena mena dari pihak perusahaan,” ujar Ketua DPC SBSI Lahat, Herwinsyah didampingi Letua Korwil SBSI Sumsel Ramlianto.

    Selain itu, Ketua DPC SBSI Lahat ini, meminta agar PT. SBWP membayar pesangon saudara Gunawan, mempekerjakan kembali pengurus SBSI yang di PHK secara sepihak, membayar kekurangan upah pokok pada 2013 maupun 2014 silam.

    “Perlakukan managemen perusahaan telah kelewatan dan kami harap pemerintah dapat memberikan teguran dan sangsi tegas terhadap perusahaaan yang semaunya saja terhadap karyawan ini,” ulasnya.

    Massa juga mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat, agar segera memeriksa jam kerja yang tidak sesuai dengan upah yang mereka terima. Serta mendesak Direktur PT SBWP segera memecat Salman, selaku Kabag HRD.

    “Mengapa kami sampaikan ini, sebab dialah biang dari semua tindakan perusahaan yang selalu menindas para karyawan yang ada selama ini,” katanya. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com