• Polisi Buru Pembobol Rumah Kepala BLH Pasaman

    0

    Lubuk Sikaping, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus memburu pelaku embobolan rumah Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang mengakibatkan korban mengalami kerugian puluhan juta.
    Kasat Reskrim Polres Pasaman AKP Syaiful Zubir, di Lubuk Sikaping, Senin mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembobolan rumah seorang pejabat setempat pada Minggu(13/3).
    “Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut, dan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dimana saat kejadian pihak kepolisian sempat melakukan kejar-kejaran dengan pelaku, yang telah diketahui ciri-cirinya,” kata Syaiful.
    Ia menambahkan, atas kejadian yang menimpa kepala BLH tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp40 juta.
    Pihak kepolisian menjelaskan, kronologis kejadian pencurian tersebut, berawal dari rumah milik korban yang ditinggal dalam keadaan kosong.
    Saat rumah di jalan M Hatta Nomor 01 Lubuk Sikaping tersebut dalam keadaan kosong tersebut dimanfaatkan oleh pencuri untuk membobol rumah tersebut dengan masuk melalui loteng  kamar mandi.
    Setelah didalam rumah pelaku melarikan dua unit laptop, dua BPKB, satu tabung oksigen, satu buah tas ransel, lima buah dompet, serta kotak perhiasan yang berisi cincin batu akik, uang senilai Rp17 juta, enam buah jam tangan.
    Saat hendak kabur dengan barang membawa barang curian  tersebut, pelaku kemudian diketahui warga, yang lansung melapor pada pihak kepolisian setempat.
    Saat sampai di lokasi kejadian, pihak kepolisian kemudian mendapati pelaku kabur melalui atap belakang rumah korban, dan kemudian melakukan pengejaran.
    “Saat pelaku dikejar tersebut, pelaku kemudian meninggalkan beberapa barang yang berhasil dicurinya, dan pelaku berhasil melarikan diri, namun kendaraan yang dibawa pelaku serta berhasil diamankan, serta beberapa barang bukti lainnya,” jelasnya.
    Syaiful menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan, yakni dua unit laptop, dua buah BPKB, satu buah tabung oksigen, satu buah tas ransel, lima buah dompet, tempat perhiasan cincin yang berisi batu akik beserta cincinnya, satu buah linggis, satu unit sepeda motor roda dua BA 2162 LW.
    “Kami akan terus melakukan pengejaran pada pelaku yang ciri-cirinya telah dikenali, dan meminta pada masyarakat untuk dapat lebih waspada saat meninggalkan rumah dengan memastikan rumah dalam keadaan terkunci, dan aman untuk ditinggalkan,” jelasnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com