• PNS Bali Mulai Gunakan Pakaian Putih-Hitam

    0

         Denpasar, jurnalsumatra.com – Jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Bali mulai 1 Maret 2016 efektif mengenakan pakaian dinas kemeja berwarna putih dan celana panjang atau rok berwarna hitam.
    Kepala Biro Humas Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra Putra, di Denpasar, Rabu, mengatakan kebijakan perubahan pakaian dinas yang dikenakan PNS setiap hari Rabu itu mengacu pada Permendagri No 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga atas Permendagri No 60 Tahun 2007 tentang  Pakaian Dinas PNS di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
    Terkait dengan hal tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga telah mengeluarkan Surat Edaran No 699 Tahun 2016 tentang Penggunaan Pakaian Dinas di Lingkungan Pemprov Bali tertanggal 29 Februari 2016.
    “Namun, penggunaan pakaian dinas harian (PDH) kemeja putih dan celana/rok berwarna hitam ini tidak berlaku untuk pegawai non-PNS atau kontrak. Pegawai non-PNS tetap menggunakan pakaian kerja berbahan endek pada hari kerja Senin hingga Jumat,” ujar Dewa Mahendra.
    Sedangkan bagi para PNS, sesuai SE yang baru diatur penggunaan pakaian kerja dengan ketentuan pada Senin dan Selasa menggunakan pakaian dinas harian (PDH) warna khaki, Rabu menggunakan PDH kemeja putih dan celana panjang/rok warna hitam/gelap.
    Sementara itu pada Kamis dan Jumat menggunakan PDH endek dan celana panjang/rok berwarna hitam. Khusus untuk apel disiplin di lingkungan Pemprov Bali menggunakan pakaian Linmas.
    Dewa Mahendra mengharapkan para PNS dapat menyesuaikan dengan edaran tersebut, terutama untuk kemeja putih agar memperhatikan prinsip kesopanan dan tetap menggunakan atribut kelengkapan PNS seperti lencana Korpri dan tanda pengenal.
    “Para PNS seharusnya sudah mengerti dan mengikuti ketentuan ini karena merupakan salah satu bentuk kedisiplinan,” ucapnya.
    Untuk sementara ini, ujar dia, memang Pemprov Bali belum mengarah pada pengadaan pakaian putih-hitam bagi para PNS. “Jikapun nanti ada pengadaan, tentu sebelumnya harus menunggu kajian dan analisa dari Badan Kepegawaian Daerah,” ucap mantan Penjabat Bupati Bangli itu.
    Sebelum adanya SE Gubernur Bali mengenai pakaian dinas yang baru itu, PNS di lingkungan Pemprov Bali pada hari Rabu hingga Jumat menggunakan pakaian kerja yang berbahan endek.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com