• PKL Taman Kota Tanjung Keluhkan Cicilan Gerobak

    0

    Tanjung, jurnalsumatra.com – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mengeluhkan cicilan bulanan yang dibebankan kepada mereka sebesar Rp400 ribu per bulan untuk melunasi pembelian gerobak yang sebelumnya merupakan bantuan dari PT Adaro Indonesia.
    “Mulai bulan ini kami diwajibkan membayar cicilan sebesar Rp400 ribu per bulan untuk melunasi gerobak senilai Rp7 juta oleh koordinator pedagang di Taman Kota Tanjung,” jelas satu pedagang minuman, Ina di Tanjung, Selasa.
    Di tengah melemahnya daya beli masyarakat sebagai dampak anjloknya harga karet dan batubara ungkap Ina juga berdampak pada omset yang diraih para pedagang tiap bulannya karena itu adanya kewajiban cicilan tersebut sangat memberatkan.
    Sebelumnya puluhan pedagang makanan dan minuman di Taman Kota Tanjung mendapatkan bantuan gerobak dari program tanggungjawab sosial perusahaan PT Adaro Indonesia pada 2014 namun tiba-tiba ada kebijakan dari koordinator pedagang agar seluruh pedagang membayar iuran bulanan.
    Dalam pesan singkat yang diterima pedagang oleh koordinator pedagang bernama Zainal memberitahukan mulai Kamis (1/3) cicilan sebesar Rp388.896 dan hingga saat ini masih banyak pedagang yang belum mampu membayar iuran tersebut.
    Terpisah Staf CSR PT Adaro Indonesia Lalu Nofa mengatakan bantuan gerobak bagi 25 pedagang kaki lima di Taman Kota Tanjung merupakan hibah kepada Peewajiban pedagang untuk membayar cicilan melunasi harga gerobak, Adaro tidak ada sangkut pautnya dan bantuan gerobak merupakan bagian dari program CSR sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat lokal,” jelas Lalu.
    Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Tabalong Rahmadi Amir kalau pihaknya belum mendapat laporan resmi terkait adanya pungutan yang diterapkan koordinator pedagang Taman Kota Tanjung bagi pedagang makanan dan minuman di sana.
    “Kita akan konfirmasi ke koordinator pedagang terkait informasi adanya cicilan yang dibebankan ke pedagang terkait pelunasan biaya gerobak yang merupakan bantuan Adaro,” jelas Rahmadi.
    Sedangkan Koordinator Pedagang di Taman Kaki Lima Zainal Abidin sendiri belum bisa dihubungi atau dikonfirmasi terkait keluhan pedagang atas kewajiban membayar cicilan biaya gerobak.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com