• Pihak Ketiga Dana Simpeg BKD Menghadap Meja Hijau

    0
    Pihak Ketiga Dana Simpeg BKD Menghadap Meja Hijau

    Pihak Ketiga Dana Simpeg BKD Menghadap Meja Hijau

    Lahat, jurnalsumatra.com – Walaupun terbilang masih cukup lamban, namun, satu persatu tersangka yang tersandung kasus dugaan korupsi terhadap proyek Sistem Management Kepegawaian (Simpeg) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lahat tahun Anggaran 2010 silam, merasakan dinginnya umbin.

    Begitu juga Hery Sulistomo (HS) selaku pihak kontraktor. Dirinya, sempat dititipkan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas II B Lahat, dan, menjalani masa tahanan selama lebih kurang 2 bulan, pemborong proyek Simpeg di BKD Lahat, tahun anggaran 2010 silam, Rabu (23/3), kemarin, digiring ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Sumsel, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lahat.

    Terlihat dilapangan, HS yang dijemput di ruang tahanan Lapas kelas IIB Lahat, tampak mengenakan rumpi tahanan, dan dikawal ketat oleh petugas Rutan serta petugas dari Tipikor Polres Lahat dan jaksa penuntut umum dari Kejari Lahat.

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat, Helmi, SH, MH, melalui Kasi Intelijen, Indra Abdi Perkasa, SH menyebutkan, bahwa pelimpahan HS ke PN Tipikor ini setelah pihaknya mendapat kabar dari pihak PN Tipikor bahwa telah dikeluarkannya penetapan hari sidang pada hari senin mendatang.

    “Untuk tersangka HS sendiri sempat kita titipkan di LP Klas IIB Lahat, lenbih kurang selama dua bulan. Kita pindahkan ke tahanan Hakim PN Tipikor Sumsel, dikarenakan pada Senin mendatang tersangka akan menjalani persidangan,” ujar Indra.

    Sementara itu, Kasi Pidsus, Rifqi Arialfa, SH, MH, didampingi JPU Pidkor Paringin, SH mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan tuntutannya yang akan mereka bacakan di pengadilan Tipikor Sumsel nantinya.

    “Dikarenakan sidangnya hari Senin, jelas semua berkas yang ada hubungan nya dengan perkara Simpeg ini sudah kita siapkan dengan matang,” tukas Marimbun, disela sela.serah terima tersangka HS di Lapas Klas IIB Lahat.

    Sedangkan Kalapas Kelas IIB Lahat, melalui Kasubsi Registrasi, Taufik Arizon, SH membenarkan adanya pengambil aihan tahanan Lapas Kelas IIB Lahat atas nama Hery Sulistono yang dititipkan oleh Kejari Lahat.

    “Kalau tidak salah, sekitar dua bulan HS di titipkan ke LP Klas IIB Lahat, dan akan dipindahkan ke tahanan Hakim PN Tipikor Sumsel di Palembang,” jelas Taufik, saat dibincangi wartawan, Rabu (23/3).

    Sebelumnya, HS yang merupakan Direktur PT. Murfa, sebagai kontraktor proyek Simpeg BKD Lahat tahun anggaran 2010 silam, diduga telah terlibat secara atas temuan praktik korupsi pada proyek senilai hampir 800 juta tersebut, yang telah dinyatakan oleh BPK adanya kerugian keuangan Negara hingga sebesar 400 juta lebih. Proses, untuk HS sendiri setelah memenuhi panggilan pihak Kejari Lahat sekitar dua bulan lalu, dan langsung dilakukan penahanan terhadap Kontraktor asal Provinsi DKI Jakarta tersebut, oleh JPU Kejari Lahat. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com