• Petrokimia Dorong Produktivitas Padi Dengan Bibit Unggul

    0

         Cilacap, jurnalsumatra.com – PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur, berupaya mendorong peningkatan produktivitas padi dengan menyediakan bibit unggul, kata Direktur Utama Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto.
    “Kita punya dua (bibit unggul), pertama Petroseed yang babonannya Ciherang, kedua yang ini, hibrida,” katanya usai panen padi Hibrida Padi 18 (Hipa 18) di lahan demonstasi plot (demplot) Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu.
    Ia mengatakan bahwa benih padi varietas Hipa 18 yang dikembangkan bersama Balai Besar Penelitian Tanaman Padi itu akan diluncurkan dalam waktu dekat atau sekitar tanggal 21 Maret 2016 setelah proses legal formalnya selesai.
    Menurut dia, pihaknya untuk tahun 2016 menyiapkan sebanyak 100 ton benih padi Hipa 18 yang akan dipasarkan ke petani.
    “Kami bekerja sama dengan mitra penangkar benih untuk menjaga ketersediaan benih Hipa 18 karena kami tidak punya lahan sendiri,” katanya.

         Menurut dia, kerja sama itu dilakukan karena kebutuhan benih padi secara nasional saat sekarang sekitar 70.000 ton.
    Terkait benih padi Hipa 18, Nugroho mengatakan bahwa dalam penanaman padi Hipa 18 pada lahan seluas 1 hektare membutuhkan sekitar 15 kilogram benih.
    Berdasarkan hasil panen ubinan (14 meter persegi, red.) pada lahan demplot seluas 0,7 hektare di Desa Mernek, kata dia, hasilnya sekitar 13 ton per hektare.
    Akan tetapi jika hasil panen ubinan tersebut dikonversi atau dikurangi dengan ukuran tanggul dan sebagainya, lanjut dia, hasil panen padi Hipa 18 diperkirakan bisa mencapai 10,7 ton per hektare.
    “Ini sudah jauh di atas ekspektasi kami yang sekitar 10 ton per hektare. Ini hasil panen kami yang kedua setelah panen di Malang, Jawa Timur, hasilnya 10,2 ton per hektare,” katanya.

         Setelah di Cilacap, kata dia, pihaknya akan panen padi Hipa 18 di Kediri, Jawa Timur, dan Pati, Jawa Tengah.
    Selain potensi hasil yang lebih tinggi dengan varietas lain dan tekstur nasinya pulen, Nugroho mengatakan bahwa Hipa 18 memiliki beberapa keunggulan di antaranya tahan terhadap serangan penyakit blas, tahan wereng, tungro, dan usia tanaman lebih singkat serta bulir padinya lebih banyak.
    “Ini perjalanan panjangnya Petrokimia Gresik ke depan untuk bisa berkiprah di benih. Selain benih padi, kami juga punya benih jagung Petro hi Corn, benih cabai Petro Chili,” katanya.
    Sementara dalam temu wicara dengan petani yang digelar di Balai Desa Mernek usai panen padi Hipa 18, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mernek Waluyo mengharapkan adanya subsidi terhadap benih padi Hipa 18.

         Menurut dia, harga benih padi Hipa 18 yang sebesar Rp50.000 per kilogram terlalu tinggi bagi petani.
    Ia juga mengharapkan dibangunnya tempat penangkaran benih padi Hipa 18 di Desa Mernek sehingga petani akan lebih mudah mendapatkan benih padi tersebut dan Desa Mernek bisa menjadi agrowisata padi.
    “Saat ini, kami juga sudah bekerja sama dengan PT Pertani dalam hal penyediaan benih padi,” katanya.
    Petani lainnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Mugi Rahayu, Desa Karangrena, Kecamatan Maos, Nartim mengharapkan ketersediaan benih padi Hipa 18 tetap terjaga.
    Selama ini jika ada benih padi hibrida yang bagus, kata dia, benihnya sulit dicari setelah beberapa kali musim tanam.

         Terkait harapan-harapan tersebut, Dirut Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto mengatakan bahwa Petrokimia bukan merupakan perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk menyediakan benih padi bersubsidi.
    “Ada dua perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk menyediakan benih padi bersubsidi, yakni PT Pertani dan PT Sang Hyang Seri,” katanya.
    Menurut dia, penyediaan bibit padi Hipa 18 merupakan salah satu kepedulian Petrokimia Gresik kepada petani dalam rangka peningkatan produktivitas padi.
    Ia mengakui jika sering kali benih padi hibrida yang bagus akan sulit diperoleh ketika sudah banyak dikenal.
    Oleh karena itu, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan mitra penangkar benih dalam rangka menjaga ketersediaan benih padi Hipa 18.(anjas(

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com