• Petang di Taman Karya ACAN

    0
    Yuyun

    Petang di Taman Karya ACAN

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Hasan Kembali ; Setelah Satu Tahun Peristiwa Teater di Palembang. Tak terasa satu tahun telah berlalu, setelah sukses menyutradarai naskah Pinangan karya Anton Chekov dengan konsep gaya realis pada bulan maret 2015 tahun lalu, kali ini Hasan kembali menghadirkan peristiwa teater dengan sedikit bentuk dan gaya yang berbeda dari garapan sebelumnya.

    Dalam garapannya yang sukses digelar kemarin pada hari Selasa 22 Maret 2016 Pukul 14.00 Wib di gedung Graha Taman Budaya Jakabaring Palembang, pria yang akrab di panggil dengan nama Acan Rana Rasta ini kali ini mencoba mengangkat naskah cerita yang berjudul “Petang di Taman” karya Iwan Simatupang dengan konsep gaya pertunjukan realis pisikologi.

    Dijelaskannya selaku sutradara, “Semuanya harus berjalan dengan sadar dan terencana karena tidak diperkenankan melakukan improvisasi dalam setiap urutan laku (aksi) dimana permainan lebih ditekankan pada kemampuan talent sendiri dalam mengolah peran nya masing-masing sesuai kalimat dialog naskah yang sudah cukup jelas.”

    Pertunjukan yang berlangsung lebih kurang selama 45 menit ini berhasil memukau penonton yang memadati gedung pertunjukan, tak jarang ketika adegan-adegan seru atau pun lucu dimainkan para penonton menyambutnya dengan suara tepukan yang meriah.

    Dikatakan Q-Noy selaku pimpinan produksi dan ketua Kelompok Seni Teratai Sumatera Selatan yang sekaligus juga sebagai penyelenggara kegiatan saat ditemui diselah-selah berjalannya acarah.

    “Pada prinsipnya penonton itu datang karena membutuhkan tontonan atau hiburan terutama seni teater khususnya dimana penikmatnya selalu ingin membutuhkan hal yang baru dan lebih sesuai dengan jamannya, apalagi penikmatnya kebanyakan adalah dari kalangan pelajar, mahasiswa dan akademisi, tak heran jika mereka mencari tontonan yang cerdas dan mendidik,” Jelasnya.

    Ada pun pemain dan pendukung dalam pertunjukan ini kebanyakan berasal dari kalangan mahsiwa Universitaa PGRI Palembang Jurusan Kesenian, diantaranya seperti Acan berperan sebagai Orang Tua, Joniponco sebagai Pemuda, Suci sebagai Perempuan, Adi sebagai laki-laki dan Deri berperan sebagai Gadis, Rio Ep sebagai penata musik (composer), Rully. S sebagai pemusik, Q-Noy sebagai Property Art, Ilham Sebagai Lighting, Fram dan Adi sebagai Crew.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com