• Pengamat : Perlu Penguatan Instrumen Politik

    0

    Ternate, jurnalsumatra.com – Pengamat Politik Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, Nurdin Muhammad mengatakan, perlu adanya penguatan instrumen untuk mengatasi pemanfaatan politik sebagai lahan mata pencaharian.
    “Penguatan instrumen itu dilakukan melalui pembenahan semua regulasi terkait Pemilu sehingga kegiatan politik tidak dimanfaatkan sebagai mata pencaharian seperti yang terjadi selama ini,” katanya di Ternate, Sabtu.
    Dia mengatakan, selama adanya momentum Pemilu, baik legislatif maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada) di berbagai daerah, terlihat masyarakat menggunakan kesempatan untuk mendukung para elit politik dengan berbagai cara.
    Bahkan, saat para elit politik melakukan sosialisasi dan menggalang kekuatan di akar rumput, akan memanfaatkan komponen masyarakat tertentu maupun kelompok berpengaruh untuk bersama-sama mencari dan mendapatkan dukungan konstituen di arena politik.
    Berbagai cara pasti dilakukan dengan mengiming-imingi pendukungnya menggunakan uang atau janji mendapatkan posisi strategis lainnya jika terpilih di legislatif maupun menjadi kepala daerah kelak.
    Nurdin mencontohkan, di Kota Ternate misalnya, selama momentum politik bergulir mulai Pemilu legislatif maupun Pilkada, ternyata masyarakat menjadikannya sebagai musim panen mendapatkan rezeki dengan berbagai cara seperti tim keamanan.
    Ada pula, masyarakat dimanfaatkan oleh elit politik untuk membangun jejaring hingga ke akar rumput untuk mendeteksi keinginan pemilih dan setelah itu tim sukses memenuhi keinginan pemilih melalui kontrak politik.
    Nurdin mengakui, kondisi ini telah menjadi fenomena demokrasi di Indonesia, apalagi masa transisi mengantarkan rakyat pada situasi politik dan ekonomi yang sulit, membuat masyarakat menjadikan momentum politik untuk meraup pendapatan.
    “Perpolitikan kita sering dijadikan sebagai lahan untuk mendapatkan pekerjaan dan bukan sebuah pengabdian. Karena itu diharapkan pola politik uang bisa diminimalisir agar sistem pemilu bisa menjadi instrumen penguatan demokrasi,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com