• Pemkot Sambut Positif Kepres DK FTZ Batam

    0

        Batam, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menyambut baik keluarnya Keputusan Presiden No 8 Tahun 2016 tentang Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam demi kemajuan industri di kota itu.
    “Wali Kota Batam menjadi anggota Dewan Kawasan, artinya Pemkot Batam dilibatkan. Bagi Pemkot itu yang penting,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkot Batam Gintoyono Batong di Batam, Rabu.
    Wali Kota, menjadi anggota Dewan Kawasan bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Perindustrian, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Kepulauan Riau dan Ketua DPRD Batam.
    Menurut dia, keterlibatan Pemkot Batam dalam Dewan Kawasan menjadi sangat penting, karena pemkot yang paling tahu kondisi kota.
    Pemkot juga yang akan berhadapan langsung dengan konsekuensi dari rencana pemerintah pusat dalam mengembangkan Batam.
    Sayang, Gintoyono enggan menanggapi lebih lanjut terkait rencana pemerintah, karena belum menerima salinan Kepres.
    Dalam kesempatan itu, ia memastikan Pemkot Batam juga dilibatkan dalam setiap keputusan perencanaan oleh pemerintah pusat. Meski saat ini Wali Kota Batam dijabat pelaksana harian, yang juga sekretaris daerah.
    “Jangan salah, Pemkot itu bukan satu atau dua orang, bukan hanya orang tapi lembaga. Perwakilan Pemkot selalu hadir dalam setiap pertemuan,” kata dia.
    Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengajak masyarakat Kepri berpikir positif atas keputusan pemerintah pusat, karena itu demi kemajuan Batam.
    “Intinya bagaimana Batam ini lebih maju di masa mendatang. Walaupun sekarang kita tahu sudah maju. Kita harus ‘positif thinking’, karena kami yakin ada nilai plusnya di sini,” kata Sani.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com