• Pemkot: Pengusaha Tambang Wajib Perbaiki Kerusakan Lingkungan

    0

        Palu, jurnalsumatra.com – Pengusaha yang mengambil material mengandung emas di lokasi pertambangan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, wajib untuk melakukan perbaikan terhadap lingkungan yang rusak.
    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Palu Ansyar Sutiadi di Palu, Senin, menyatakan pihaknya akan menata kembali lingkungan pascapenertiban penambang ilegal yang akan dimulai Selasa (29/3).
    “Ini yang sedang kami komunikasikan dengan Unit Pelaksana Tekhnis Taman Hutan Raya (Tahura) Palu, Sulawesi Tengah, terkait strategi tekhnis perbaikan lingkungan yang terlanjur rusak,” ungkap Ansyar Sutiadi.
    Ansyar mengaku bahwa pengambilan material mengandung emas di lokasi pertambangan Kelurahan Poboya telah merusak Tahura Palu secara cukup signifikan.
    Bahkan, sebut dia, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh empat perusahaan besar dan sepuluh perusahaan kecil itu sudah berada di dalam Tahura.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com