• PEMKOT Padang Panjang Lelang Aset Daerah

    0

    Padang Panjang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat melakukan pelelangan terhadap sejumlah aset daerah yang sudah dihapuskan oleh instansi yang memakainya.
    “Pelelangan ini sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 17 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik daerah,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Aset pada Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Padang Panjang, Fauzan di Padang Panjang, Senin.
    Ia menyebutkan, pelelangan dilakukan jika aset daerah itu tidak bisa dipakai, namun masih memiliki nilai ekonomis.
    “Aset daerah itu masih berharga, makanya dilakukan pelelangan,” ujarnya.
    Lelang aset daerah itu diperbolehkan diikuti oleh masyarakat umum selagi memenuhi persyaratan yang di berlakukan oleh pihak pemerintah.
    “Lelang tidak terbatas, boleh Aparatur Sipil Negara dan boleh juga masyarakat umum selagi memenuhi persyaratan,” jelasnya.
    Lelang yang dilakukan oleh Pemkot Padang Panjang itu bekerjasama dengan Kantor Perbendaharaan Kas Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Bukittinggi.
    Setelah selesai pelelangan katanya, maka pemenangnya akan berurusan dengan pihak KPKNL dalam mendaptkan dokumen barang yang dilelang itu.
    “Masyarakt juga melakukan penyetoran ke KPKNL dan selanjutnya pihak KPKNL menyetor ke kas daerah setelah administarsi pemenang selsai,” katanya.
    Sementara barang yang dilelang itu ada tiga paket yang bernilai jutaan rupiah mulai dari kendaraan sampai dengan peralatan kantor.
    Paket pertama berjumlah 1.030 unit yang terdiri peralatan kantor sampai dengan peralatan pertanian dengan nilai limit Rp16.688.000 dengan uang jaminan sebesar Rp3,5 juta.
    Selanjutnya paket kedua, kendaraan roda empat merk Mitsubishi type L300 jenis pick up tahun 1993 nomor polisi BA 8608 N dengan harga limit Rp2.068.000.
    Paket ketiga kendaraan roda dua sebanyak 25 unit dari berbagai merk dengan harga limit Rp15.111.000.
    Peserta lelang Musfa menyambut baik pelelangan aset daerah yang dilakukan secara terbuka oleh Pemkot Padang Panjang.
    “Sekarang lelang tidak tertutup lagi, sehingga masyarakat juga berhak mendapatkan kesempatan mengikutinya,” ujarnya. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com