• Panen Raya Padi Lebak di Kecamatan Kalidoni

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Tanam padi lebak Pemerintah Kota Palembang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu telah memasuki waktu panen. Kamis (24/3)

    Panen Raya sawah lebak peningkatan IP 200 musim tanam Oktober-maret 2015/2016 kelompok tani rukun setia I bertempat di Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni hasil kerjasama Bank Indonesia, Pemerintah Kota, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang, dalam rangka menjaga pasokan cabai sebagai upaya untuk pengendalian inflasi di Sumsel khususnya Kota Palembang.

    Secara simbolis Walikota Palembang H. Harnojoyo memulai Panen padi tersebut didampingi Ketua PKK Kota Palembang Hj. Selviana Harnojoyo, unsur FKPD Kota Palembang, perwakilan Kementerian Pertanian, Pimpinan Bank Indonesia perwakilan sumatera Selatan, serta dilanjutkan kelompok tani rukun setia I.

    Dalam panen padi lebak ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang.

    Kepada jurnalsumatra.com Walikota Palembang mengatakan “Jumlah panen kita cukup besar, mencapai 25.000 ton lebih gabah kering atau setara dengan 16.000 lebih ton beras, hasil ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun-tahun sebelunya” ungkapnya yang menyambut gembira Panen padi lebak ini, dengan pencapaian yang sangat bagus.

    Lebih lanjut ikatakanya, “Saya berikan apresiasi para kelompok tani yang ada di Kota Palembang atas kerja mereka, khususnya, Kelompok Tani Rukun Setia I yang mengadakan panen hari ini, kedepan pembinaan terhadap kelompok tani harus terus ditingkatkan, dan mohon doanya tahun ini juga akan kita bangun irigasi buatan di Kecamatan Kalidoni ini untuk menunjang kerja para petani” jelasnya memberikan apresiasi atas kerja yang ditunjukan para kelompol-kelompok tani di Kota Palembang sehingga capaian panen maksimal.

    Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang, Harry Hadi menjelaskan, saat ini Kota Palembang telah mencapai peningkatan indeks pertanaman (IP 200) yang luas tanamnya sebesar 230 Ha yang tersebar di empat Kecamatan.

    “Kita memanfaatkan masyarakat perkotaan dengan kelompok-kelompok untuk bisa melakukan penanaman dengan lahan uang tidak produktif, karena untuk di Sumsel ini harga cukup tinggi, agar dengan pola semperti  ini bisa meningkatkan penghasilan , kesejahteraan dari pada masyarakat perkotaan” pungkas Hamid Ponco Wibowo selaku Direktur BI Palembang kepada jurnasumatra.com  (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com