• Palembang Akan Maksimalkan Pariwisata

    0
    Palembang Akan Maksimalkan Pariwisata

    Palembang Akan Maksimalkan Pariwisata

    Palembang, jurnalsumatra.com – Potensi Mice di Kota Palembang masih bisa meningkat dalam angka kujungan wisata. Biarpun sejak tahun 2009 hingga sekarang Sumsel masih di peringkat ke 11 sebagai destinasi Mice dengan beberapa titik yang akan dikembangkan seperti 1 Ulu, 7 Ulu, 10 Ulu dan 13 Ulu dan yang lainnya.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel melalui Kabid Pariwisata Zainal Arifin kepada jurnalsumatra.com dalam pertemuan Asitensi Mice dengan para pelaku usaha di Hotel Aston Palembang, “Empat titik tersebut akan disinggahi perahu-perahu yang akan mengadakan city tour ketempat tersebut, yang mudah-mudah tahun ini bisa selesai” jelasnya.

    Dikatakannya untuk beberapa titik tersebut merupakan paket wisata yang akan ditawarkan Palembang. yaitu ada Pusat Pembuatan Pempek di 1 Ulu dan 5 Ulu, 7 Ulu adalah Kampung Kapitan, 10 Ulu Klenteng, 13 Ulu Almunawar ditambah dengan 26 Ilir merupakan Kampong Songket, yang biasanya orang hanya ke Pulau Kemaro dan ke BKB saja. Padahal Sungai Musi itu mempunyai nilai yang tinggi untuk dijual dari hanya kedua lokasi itu saja Pulau Kemarau dan BKB saja sehingga kecill nilainya.

    Dalam pembangunan suatu wilayah di awali dengan perencanaan dan pelaksanaan, kalau kita lihat Pemerintah Kota Palembang sudah menyusun detil desain engenering, apakah itu RTBL (Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan) sudah diawali pemerintah kota hanya terkendala mungkin pertama pembebasan lahan yang kedua adalah pembiayaan, karena kita melihat untuk pengembangan di sungai musi ada lima titik pengembangan investasi hotel itu sudah bagus. Untuk mengembangkan pariwisata dan sisi industrinya. Kalau bisa jadi dengan lima titik pengembangan tersebut yang direncanakan akan jadi, merupakan satu-satu nya hotel yang menghadap sungat dan mempunyai nilai sendiri sedangkan Infrastruktur untuk pengembangan pariwisata kita masih lemah” ungkapnya

    Lebih lanjut dikatakannya, dipastikannya tahun 2016 ini pembangunan infrastruktur tengah dikebut dengan bantuan pusat. Diantaranya pembangunan jalur LRT, Flyover, dan Underpass di Kota Palembang, serta Tol Palindra. Menurutnya, apabila masalah infrastruktur ini segera rampung maka target 20 juta kunjungan wisata ke Sumsel pada 2018 bisa terealisasi, dimana kontribusi utamanya dari MICE. Apalagi saat ini tengah tumbuh hotel-hotel baru yang dilengkapi Convention Hall

    “Infrastruktur darat sedang dibangun, tapi untuk sektor pameran (exhibition) sudah kita mulai dari sekarang dengan gelaran beragam event nasional dan internasional. Beruntung, tidak ada lagi larangan pertemuan (meeting) di hotel bagi PNS,”terang dia.

    Dijelaskannya, keunggulan wisata yang bisa ditawarkan dari Sumsel adalah murah, lembaga kepariwisataan yang lengkap, dan keramahan. Hal ini dibuktikan dari penerbangan yang masuk dan keluar di Bandara Internasional SMB II saat ini mencapai 49 penerbangan. “Promosi wisata terus kita gencarkan,”beber Zainal.

    “Masalah infrastruktur adalah kendala kepariwisataan setiap daerah. Untuk itu, peningkatan di sektor ini terus dikejar pemerintah melalui koordinasi dengan kementerian terkait lainnya:” ungkap Kasubid Asosiasi dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Eli Yuliardi kepada jurnalsumatra.com dalam kesempatannya mengatakan.

    Lebih lanjaut dikatakannya, adapun kriteria yang harus dipenuhi daerah untuk menjadi destinasi unggulan MICE, antara lain adanya aksesibilitas, dukungan stakeholder, dan aneka tempat yang menarik.

    “Selain itu, tersedia fasilitas akomodasi, meeting, pameran, citra destinasi, dan profesionalisme SDM. Hal utama adalah kekayaan budaya dan alam dari daerah,” pungkasnya (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com