• Nurani Perempuan Suarakan Perlawanan Terhadap Ketimpangan Gender

    0

    Padang, jurnalsumatra.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) WCC Nurani Perempuan Sumatera Barat (Sumbar), menyuarakan perlawanan terhadap ketimpangan gender dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional pada Selasa (8/3).
    “Perlu adanya perlawanan terhadap ketimpangan ini agar kesetaraan antara laki-laki dan perempuan benar-benar terwujud,” kata Direktur Nurani Perempuan Sumbar, Yefri Herian saat mengadakan pertemuan dengan anggota DPRD Kota Padang di di Padang, Selasa.
    Sebelum mendatangi gedung DPRD Padang, Nurani Perempuan bersama-sama dengan komunitas dan forum perempuan lainnya seperti Himpunan Wanita Penyandang Disabilitas, Komunitas Minati, Komunitas Perempuan Pejuang, Komunitas Jaso Bundo, Forum Pengintas dan Forum Akar Rumput melakukan aksi longmarch dari Dinas Kesehatan Sumbar di Jati menuju DPRD setempat.
    Dalam aksi tersebut mereka membawa atribut seperti topeng dan kertas karton bertuliskan wujud perlawanan terhadap ketimpangan gender termasuk kekerasan terhadap perempuan.
    Ia menyampaikan pihaknya bersama komunitas lain yang didampingi Nurani Perempuan terus aktif memperjuangkan hak-hak perempuan karena sampai saat ini masih banyak ketimpangan gender yang terjadi, padahal Indonesia telah merdeka.
    “Bahkan sudah ada usaha ratifikasi dari pemerintah tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, namun ketimpangan masih tetap berlanjut,” ujarnya.
    Menurutnya, dengan melakukan aksi longmarch serta pertemuan dengan anggota DPRD Padang, pihaknya bisa menyampaikan aspirasi perempuan-perempuan dan memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan pemerintah terlaksana maksimal.
    Salah satunya ialah terkait peranan perempuan di setiap komunitas termasuk di kelurahan yang merupakan bagian terpenting karena banyak keputusan terkait pembangunan tidak melibatkan suara atau aspirasi perempuan.
    “Ini menjadi salah satu hal yang jelas-jelas memperlihatkan ketimpangan gender,” tegasnya.
    Salah satu anggota Himpunan Wanita Penyandang Disabilitas, Atrianis menyampaikan bahwa wanita penyandang disabilitas juga ingin haknya dipenuhi termasuk terkait ketenagakerjaan.
    Menurutnya, sebagian besar penyandang disabilitas tidak diberi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak karena selalu mempertimbangkan penampilan fisik, padahal mereka berpendidikan dan punya ilmu serta keterampilan sama dengan perempuan normal.
    Sementara Anggota Komisi IV DPRD Padang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan aspirasi yang disampaikan Nurani Perempuan dan komunitas lainnya terkait belum terpenuhinya hak perempuan secara maksimal akan segera ditindaklanjuti.
    Anggota Komisi IV lainnya, Dian Anggraini menyampaikan untuk mengakhiri ketimpangan gender tersebut diperlukan  adanya usaha-usaha pendampingan yang berkelanjutan terhadap perempuan.
    “Ketidakadilan terhadap perempuan harus selalu disuarakan. Jangan seperti sekarang, tidak ada pendampingan apalagi untuk perempuan korban kekerasan,” tegasnya.
    Menurutnya, perlu fasilitas memadai untuk perempuan yang mengalami kekerasan melalui pendampingan dan pemulihan hati serta pikiran. Dan untuk perempuan penyandang disabilitas perlu akses yang lebih dimaksimalkan sesuai peraturan daerah yang ada.
    Selain itu, ia menegaskan setiap perempuan harus tahu informasi terbaru, baik dalam bentuk undang-undang ataupun informasi dari lingkungan sekitar agar perempuan tidak lagi teraniaya.
    “LSM-LSM berkaitan dengan perempuan juga harus aktif menyuarakan hak perempuan serta menjaga komunikasi antar komunitas,” ujarnya.
    Wakil Ketua DPRD Padang, Muhidi menyampaikan pihaknya akan segera mencarikan solusi dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan Nurani Perempuan dan komunitas lainnya tersebut.
    Ia mengatakan aspirasi mereka ditampung dulu dan ke depannya akan dipanggil dan dilakukan pertemuan dengan pihak terkait seperti Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, Kepolisian, Kementerian Agama, Badan  Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com