• Legislator minta pemerintah bangun pabrik pengolahan karet

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua DPRD Sumatera Selatan meminta pemerintah pusat atau investor untuk bersedia membangun pabrik pengolahan hasil karet sehingga harga komoditas itu bisa lebih baik.

    “Dengan begitu maka bukan cuma dalam bentuk karet SIR dan slab yang dikirim ke luar negeri,” kata Ketua DPRD Sumatera Selatan HM Giri Ramanda N Kiemas saat ditanya mengenai harga karet yang turun di Palembang, Rabu.

    Menurut dia, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan harga karet ini upaya bersama secara nasional.

    Ia menyatakan, permasalahannya bukan Indonesia saja, tetapi internasional, harapannya bagaimana meningkatkan pengelolaan hasil karet bukan dieskpor tapi dalam bentuk barang jadi.

    “Artinya kita minta pemerintah pusat atau investor bersedia membuka pabrik pengolahan hasil karet ini bukan cuman dalam bentuk karet SIR dan Slab saja yang dkirim ke luar negeri, tetapi barang jadi,” katanya.

    Ia menyatakan, barang jadi itu apakah ban motor, sarung tangan, sepatu boot dari bahan karet.

    “Kita mendorong ada investasi untuk penyerapan komoditas karet kita sehingga tidak perlu ke luar negeri cukup dalam negeri saja,” ujarnya.

    Ia menuturkan, dulu ada salah satu perusahaan berminat membangun pabrik ban di kawasan ekonomi khusus di Tanjung Api-Api. Mudah-mudahan jadi membangun pabrik pengolahan karet tersebut.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan Fahrurrozi mengatakan harga jual lelang karet petani dengan cara berkelompok lebih tinggi dibandingkan dengan menjual sendiri.

    Harga karet saat ini kalau melalui lelang bisa Rp6.000 sampai Rp7.000 perkilogram, sementara bila dijual sendiri hanya berkisar antara Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram.

    Karena itu, lanjutnya, sebaiknya para petani secara berkelompok menjual komoditas itu melalui sistem lelang.

    Luas tanaman karet di Sumsel saat ini baik tanaman produktif maupun nonproduktif karena usia tua mencapai sekitar 1,2 juta hektare yang tersebar di kabupaten dan kota di provinsi tersebut.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com