• Ketua MUI Minta GMT Jangan Dikaitkan dengan Mitos

    0
    Ketua MUI Minta GMT Jangan Dikaitkan Dengan Mitos

    Ketua MUI Minta GMT Jangan Dikaitkan Dengan Mitos

    Gelumbang , jurnalsumatra.com – Adanya prisriwa langka yakni Gerhana matahari Rabu ( 8/3) membuat umat muslim di wilayah Kecamatan membaur menjadi satu melaksanakan shalat sunat yang dianjurkan Nabi Muhammad.SAW yakni melakukan shalat gerhana matahari berjamaah di Masjid Babussalam Gelumbang.

    Bertindak sebagai Iman , Ketua Majlis Ulama Islam ( MUI) Kecamatan Gelumbang, Drs.Hafisz.M.Si sedangkan bertindak sebagai Khotip Kepala KUA Gelumbang, Solihan,S.Ag

    Hafizs menjelaskan peristiwa gerhana matahari merupakan pristiwa yang tidak perlu dibesar besarkan kendati langka, apalagi kalau sampai membuat umat islam shiriiq atau menduakan Allah. Tetapi lenih baik dijadikan evaluasi atas kebesaran dan kekuasaan Allah SAW tersebut, pinta alumni Pesantren Gontor itu

    Sementara KUA dalam khotbahnya mengatakan bahwa kita disunatkan untuk melakukan shalat gerhana dua rakat dan tujuannya agar kita lebih mengingatkan betapa hebatnya kekuasan sang pencipta alam ini serta dapat meningkatkan iman kepada Allah SWT. Adanya gerhana matahari dimana ditandai dengan kegelapan beberapa menit. Memberikan tanda tanda kekuasaan dari Shirik, Gerhana matahari di arab meninggalkan meninggalnya beliau hal yang kebetulan saja, dan semuanya adalah kehendak Allah. Buang jauh jauh kepercayaan kepada mahluk lain atau tahyul. Peristiwa Gerhana Matahari dapat dijadikan evaluasi bagi jemah shalat gerhana ini. Pada saat gerhana beberapa pergeseran matahari, kita bergeser waktu, Tidak b ertaubat kepada Allah SWT tidak zikir.

    Tampak khusuk mengikuti Shalat sunat gerhana matahari bukan saja dari kalangan sipil tetapi diikuti unsur TNI dan Polri serta unsur Kecamatan dan Kelurahan Calon Kabipaten Gelumbang ( Dahari)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com